Home Olahraga Badan Gizi Nasional Sebut Ada 13.514 SPPG yang Tersebar di 38 Provinsi
Olahraga

Badan Gizi Nasional Sebut Ada 13.514 SPPG yang Tersebar di 38 Provinsi

Share
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana usai melakukan rapat terbatas dengan Presiden | Dok. YouTube/ Sekretariat Presiden
Share

PUNCA.CO – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (29/10/2025). Rapat tersebut membahas perkembangan sejumlah program prioritas pemerintah, termasuk capaian di bidang pemenuhan gizi nasional.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan, Presiden Prabowo ingin memantau langsung progres berbagai sektor dan mendengarkan laporan dari para menteri, Menko, Gubernur Bank Indonesia, serta Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca juga: Main Layang-Layang di Kawasan Bandara SIM Didenda Rp1 Miliar

“Hari ini beberapa menteri, Menko, Gubernur BI, dan Kepala OJK diundang oleh Pak Presiden untuk berdiskusi terkait dengan bidangnya masing-masing. Dan Pak Presiden ingin memonitor dan langsung juga ingin mendapatkan laporan progres terkait bidang masing-masing,” ujar Dadan kepada awak media.

Dalam kesempatan itu, Dadan melaporkan perkembangan program pemenuhan gizi nasional yang terus menunjukkan kemajuan signifikan. Saat ini, sudah terdapat 13.514 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 38 provinsi, 509 kabupaten, dan 7.022 kecamatan, dengan potensi melayani 39,5 juta penerima manfaat.

Baca juga: Presiden Prabowo Pimpin Pemusnahan 214,84 Ton Narkoba Senilai Rp29,37 Triliun

“Alhamdulillah hari ini kita sudah laporkan ada 13.514 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang tersebar di 38 provinsi, 509 kabupaten dan 7022 kecamatan dan berpotensi melayani 39,5 juta. Insyaallah akhir bulan ini mungkin kita sudah akan melayani 40 juta,” ujarnya.

Dadan optimistis target penerima manfaat program Menuju Bangsa Bergizi (MBG) hingga akhir tahun bisa tercapai sesuai harapan.

“Kita kejar terus target sampai akhir tahun mudah-mudahan 82,9 juta (penerima manfaat) bisa kita layani di akhir tahun,” katanya.

Baca juga: Harga Ganti Rugi Terlalu Rendah Jadi Alasan Pembebasan Lahan Tol Sibanceh Tersendat

Ia menambahkan, BGN saat ini mampu membentuk sekitar 200 SPPG baru setiap hari, yang berpotensi melayani 600 ribu penerima manfaat per hari.

“Seperti diketahui kita bisa menghasilkan SPPG baru setiap hari sekitar 200 dan itu berpotensi melayani 600 ribu penerima manfaat setiap hari. Kita akan kejar di dua bulan terakhir ini agar bisa tercapai 82,9 juta. Dan Pak Presiden akan mengapresiasi itu meskipun akan memaklumi kalau misalnya katakanlah 75 juta bisa tercapai,” pungkasnya.

Share