PUNCA.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memastikan distribusi gas elpiji terus berjalan lancar dengan total lebih dari 45 ribu tabung disalurkan hanya dalam tiga hari terakhir. Penyaluran ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat usai terganggunya pasokan beberapa waktu lalu.
Kabag Perekonomian dan SDA Pemkab Aceh Besar, Darwan Asrizal, mengatakan suplai elpiji mulai mengalir ke pangkalan sejak Sabtu, 6 Desember 2025. Pada hari pertama, sebanyak 15.010 tabung dikirim ke 164 pangkalan yang tersebar di seluruh Aceh Besar. “Distribusi sudah berjalan sejak tiga hari lalu dan kita terus memantau agar tidak ada kendala di lapangan,” ujarnya, Senin (8/12/2025).
Baca juga: Dispora Gelar Temu Wicara, Bahas Kolaborasi Pemuda Tangani Banjir dan Longsor di Aceh
Penyaluran berlanjut pada Minggu, 7 Desember 2025, dengan jumlah 15.380 tabung. Jumlah yang sama kembali dijadwalkan untuk didistribusikan pada Senin ini sesuai data Pertamina Patra Niaga. Dengan demikian, total elpiji yang telah disalurkan mencapai 45.770 tabung.
Darwan menjelaskan bahwa suplai gas dipasok dari Pelabuhan Lhokseumawe menuju Pelabuhan Ulee Lheu dan Malahayati menggunakan kapal Silk Tank sebelum dibawa ke SPPBE Lampanah untuk pengisian. Ia menyebutkan, proses bongkar muat kapal menjadi salah satu tantangan karena hanya bisa dilakukan saat air pasang.
Baca juga: Jaringan Bank Aceh di Aceh Tamiang Kembali Aktif, 43 dari 46 Unit Sudah Beroperasi
Ia memastikan tidak ada operasi pasar di kantor camat dan mengimbau masyarakat mengambil elpiji di pangkalan masing-masing. “Masyarakat dapat menunggu di pangkalan terdekat, mohon bersabar. Kita pastikan distribusi tetap berjalan sampai seluruh kebutuhan terpenuhi,” katanya.
Saat ini, Aceh Besar memiliki 976 pangkalan yang menjadi titik distribusi resmi. Pemerintah daerah bersama tim pengawas elpiji melakukan pemantauan ketat agar seluruh penyaluran sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).










