PUNCA.CO – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menghentikan sementara kegiatan perkuliahan mulai 1-6 Desember 2025 menyusul penetapan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh.
Langkah itu diambil setelah Gubernur Aceh menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari, sejak 28 November hingga 11 Desember 2025. Sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor, membuat sebagian mahasiswa kesulitan beraktivitas.
Baca juga: Komdigi Siagakan Internet Darurat Satria-1 di 6 Lokasi Terdampak Banjir dan Lonsor di Aceh
“Situasi bencana membuat banyak mahasiswa berada dalam kondisi tidak aman. Karena itu, perkuliahan kami hentikan sementara untuk memastikan keselamatan seluruh mahasiswa,” kata Rektor Mujiburrahman dalam surat resmi, Minggu (30/11/2025).
Dalam surat tersebut, Mahasiswa yang pulang ke daerah masing-masing juga diminta melapor kepada Himpunan Mahasiswa Program Studi dan tidak terpengaruh informasi yang tidak jelas sumbernya.
Baca juga: Akses Putus Total, Warga dari Linge Terpaksa Berjalan Kaki Berhari-hari Menuju Takengon
Meski perkuliahan diliburkan, dosen dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan tugas kedinasan seperti biasa dan mengisi absensi.
UIN Ar-Raniry menjadwalkan kuliah pengganti pada 22–31 Desember 2025. Penjadwalan teknis akan dikoordinasikan di tingkat fakultas.
Rektor juga mengimbau seluruh sivitas akademika menjaga kesehatan dan mengikuti perkembangan informasi resmi terkait kondisi cuaca dan bencana.
“Kami berharap situasi ini segera membaik dan seluruh aktivitas kampus dapat kembali normal,” ujar Mujiburrahman.










