PUNCA.CO – Harga emas perhiasan di Banda Aceh kembali mengalami kenaikan, Jumat (23/1/2026).
Berdasarkan pantauan di akun Instagram @binanusa Pasar Aceh, harga emas perhiasan hari ini dijual sebesar Rp8.790.000 per mayam (3,3 gram), belum termasuk ongkos pembuatan. Harga tersebut naik Rp220 ribu dibandingkan hari sebelumnya yang berada di angka Rp8.570.000 per mayam.
Kenaikan ini terjadi setelah harga emas sempat melemah usai mencatat angka tertinggi pada Rabu lalu.
Baca juga: Penggantian Ijazah dan Transkrip Nilai yang Rusak Akibat Bencana Tidak Dipungut Biaya
Sementara itu, ongkos pembuatan emas perhiasan di Banda Aceh bervariasi, berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per mayam, tergantung model dan tingkat kerumitan desain.
Dengan tambahan ongkos pembuatan, harga emas perhiasan yang dibeli masyarakat saat ini bisa mencapai sekitar Rp8.940.000 per mayam untuk model sederhana dengan ongkos rata-rata Rp150 ribu.
Sepanjang Januari 2026, harga emas perhiasan di Banda Aceh tercatat mengalami kenaikan cukup signifikan. Dari harga awal sekitar Rp7.700.000 per mayam, kini telah melonjak hingga sekitar Rp1,05 juta.
Kondisi ini membuat masyarakat, khususnya pembeli perhiasan, mulai bersikap lebih hati-hati sambil memantau pergerakan harga emas yang masih berpotensi fluktuatif.










