Home Internasional Trump Ancam Tarif 10% ke Sekutu Eropa Gegara Greenland
Internasional

Trump Ancam Tarif 10% ke Sekutu Eropa Gegara Greenland

Ancaman itu ditujukan kepada delapan negara Eropa yang menolak rencana AS mengambil alih wilayah otonom milik Denmark tersebut

Share
Trump Ancam Tarif 10% ke Sekutu Eropa Gegara Greenland
Seorang anak laki-laki memegang peta Greenland di Nuuk, Greenland. | Dok. The Associated Press/Evgeniy Maloletka
Share

PUNCA.CO – Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjanji akan memberlakukan tarif terhadap sejumlah negara sekutu Eropa yang menentang rencana AS mengambil alih Greenland. Kebijakan itu disebut sebagai bagian dari tekanan Washington agar wilayah otonom milik Denmark tersebut bersedia dijual ke AS.

Dilansir Al-Jazeera.com, melalui unggahan di platform Truth Social pada Sabtu, Trump menyatakan tarif sebesar 10 persen akan mulai diberlakukan pada 1 Februari terhadap delapan negara Eropa, yakni Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Norwegia, Swedia, Belanda, dan Inggris Raya.

Trump menambahkan tarif tersebut akan dinaikkan menjadi 25 persen mulai 1 Juni dan akan terus berlaku hingga tercapai kesepakatan agar Amerika Serikat membeli Greenland.

Baca juga: Pansel Tegaskan Seleksi JPT Pratama Aceh Profesional, Ini Penjelasannya

Langkah Trump langsung menuai penolakan dari para pemimpin Eropa. Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan ancaman tersebut tidak akan menggoyahkan sikap Eropa.

“Tidak ada intimidasi atau ancaman yang akan memengaruhi kita, baik di Ukraina, maupun di Greenland, atau di mana pun di dunia ketika kita dihadapkan pada situasi seperti itu,” kata Macron.

Emmanuel Macron juga menegaskan ancaman tarif tersebut tidak dapat diterima. Bahkan ia menegaskan Eropa akan merespon persoalan tersebut secara bersama.

“Ancaman tarif tidak dapat diterima dan tidak memiliki tempat dalam konteks ini. Rakyat Eropa akan merespons secara bersatu dan terkoordinasi jika ancaman tersebut dikonfirmasi. Kami akan memastikan kedaulatan Eropa ditegakkan,” tulis Macron di platform X.

Baca juga: Persiraja Kalah 1-2 Atas PSMS Medan

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer turut mengecam rencana Trump. Dalam pernyataannya di X, Starmer menyebut kebijakan tarif terhadap sekutu NATO sebagai langkah yang keliru.

“Menerapkan tarif pada sekutu karena mengejar keamanan kolektif sekutu NATO sepenuhnya salah,” ujar Starmer.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, memperingatkan bahwa tarif tersebut justru akan merugikan semua pihak. Menurutnya, kebijakan itu akan melemahkan ekonomi Eropa dan Amerika Serikat sekaligus.

“China dan Rusia pasti sedang menikmati keuntungan besar. Merekalah yang diuntungkan dari perpecahan di antara sekutu,” kata Kallas dalam unggahan di X.

Baca juga: Truk Tronton Dilarang Melintas Jembatan Bailey Kuta Blang, Pemerintah Aceh Siapkan Timbangan

Dalam unggahan panjangnya di media sosial, Trump berdalih tarif itu merupakan respons atas kunjungan perwakilan delapan negara tersebut ke Greenland untuk tujuan yang tidak diketahui. Ia menuduh negara-negara itu memainkan permainan yang sangat berbahaya dengan menentang kendali AS atas wilayah Arktik tersebut.

Trump kembali menegaskan bahwa Amerika Serikat telah berupaya membeli Greenland selama lebih dari 150 tahun. Ia menyebut kebutuhan untuk mengakuisisi wilayah itu semakin mendesak demi mendukung sistem pertahanan rudal AS yang direncanakan, Golden Dome, yang disebut akan mencakup kemungkinan perlindungan Kanada.

Melaporkan dari Washington DC, koresponden Al Jazeera Mike Hanna menyebut langkah Trump sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca juga: Konflik Cot Girek Tak Kunjung Usai, Anak-anak Terseret Penjarahan

“Jelas, Presiden Trump menanggapi hal ini dengan sangat serius, memberlakukan tarif terhadap sekutu terdekat AS,” ujarnya.

Ia juga menyinggung peringatan Trump yang ditulis dengan huruf kapital soal keselamatan, keamanan, dan kelangsungan hidup planet bumi.

Di sisi lain, pengumuman Trump itu memicu gelombang protes di Denmark dan Greenland. Ribuan orang turun ke jalan di sejumlah kota di Denmark untuk menolak ancaman berulang Trump terkait pengambilalihan Greenland.

Baca juga: Kendaraan Besar Dilarang Melintas di Jembatan Bailey Kuta Blang Mulai Besok

Di Kopenhagen, para demonstran mengibarkan bendera Denmark dan Kopenhagen serta meneriakkan slogan Kalaallit Nunaat, atau nama lain Greenland dalam bahasa setempat.

Sementara itu di Nuuk, ibu kota Greenland, ratusan orang tetap berunjuk rasa meski menghadapi suhu mendekati titik beku, hujan, dan jalanan licin. Mereka menyuarakan dukungan terhadap pemerintahan mandiri Greenland. Ancaman tarif Trump membuat situasi kian mengkhawatirkan bagi warga setempat.

Share
Tulisan Terkait

Hakim Tunda Vonis Kasus Suap Trump

Internasional – Hakim pengadilan di New York, Juan Merchan menunda putusan hukuman...