PUNCA.CO – Harga emas di Banda Aceh kembali mengalami kenaikan pada akhir Februari 2026, setelah sebelumnya sempat turun dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan pantauan dari akun Instagram @binanusa, Sabtu (28/2/2026), harga emas perhiasan dijual Rp8.810.000 per mayam (3,3 gram), belum termasuk ongkos pembuatan. Angka tersebut naik Rp50 ribu dibandingkan harga sehari sebelumnya yang berada di level Rp8.760.000.
Baca juga:Â BI Aceh Buka Penukaran Uang Periode II, Batas Maksimal Rp5,3 Juta per Orang
Kenaikan ini menutup pergerakan harga emas sepanjang Februari yang sempat mengalami fluktuasi tajam. Selain harga dasar, pembeli juga harus menyiapkan ongkos pembuatan yang berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per mayam, tergantung model dan tingkat kerumitan perhiasan.
Kenaikan juga terjadi pada emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam naik Rp40 ribu menjadi Rp3.085.000 per gram pada perdagangan terakhir Februari, dari sebelumnya Rp3.045.000 per gram.
Baca juga:Â Mualem Lantik 25 Pejabat Baru di Lingkungan Pemerintah Aceh
Nilai buyback atau harga beli kembali emas Antam juga ikut terdongkrak menjadi Rp2.864.000 per gram. Artinya, jika masyarakat menjual kembali emasnya, Antam akan membeli sesuai harga tersebut.
Harga emas, baik perhiasan maupun Antam, dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar global dan nilai tukar rupiah.








