PUNCA.CO – Forum Paguyuban Mahasiswa dan Pemuda Aceh (FPMPA) menyampaikan apresiasi atas langkah strategis Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Muzakir Manaf dalam membentuk Aceh Corporate University (Aceh Corpu) sebagai sistem pembelajaran terintegrasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ketua Umum FPMPA, Daffa Taqi Abiyyu, menilai pembentukan Aceh Corpu merupakan terobosan penting dalam memperkuat kualitas sumber daya aparatur menuju birokrasi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing global.
“Kami melihat Aceh Corpu sebagai fondasi besar dalam mencetak ASN yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga berintegritas dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah secara nyata,” ujarnya.
Baca juga: Suhu Panas Capai 34 Derajat, Aceh Mulai Masuki Musim Kemarau
Sebagaimana diketahui, Aceh Corpu dibentuk melalui Keputusan Gubernur Aceh Nomor 800.1.4/212/2026 sebagai bagian dari strategi mewujudkan birokrasi berkelas dunia di Aceh.
Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan pembelajaran formal, sosial, serta berbasis pengalaman dalam satu kerangka yang berkelanjutan dan aplikatif.
FPMPA menilai pendekatan ini menjadi langkah progresif karena tidak lagi menempatkan pengembangan ASN secara parsial, melainkan terhubung langsung dengan kinerja organisasi dan kebutuhan pembangunan.
“Transformasi ini penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan tidak berhenti di tataran konsep, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kapasitas ASN yang mumpuni,” lanjut Daffa.
Baca juga: Arus Balik Memuncak, Trafik Tol Sibanceh Tembus Lonjakan Tajam
Selain itu, struktur Aceh Corpu yang melibatkan berbagai unsur strategis daerah dinilai akan memperkuat sinergi lintas sektor, sekaligus mendorong terciptanya budaya kerja kolaboratif di lingkungan pemerintahan.
FPMPA juga memandang bahwa inisiatif ini sejalan dengan arah pembangunan Aceh dalam RPJM 2025–2029 yang menuntut kehadiran aparatur yang responsif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.
Sebagai elemen pemuda dan mahasiswa, FPMPA menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan-kebijakan strategis pemerintah daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemajuan Aceh secara berkelanjutan.
Baca juga: Program Green Leadership di Aceh, Kapolda Marzuki: Kami Siap Bantu
“Ini bukan hanya tentang birokrasi, tetapi tentang masa depan Aceh. Ketika ASN kuat, maka pelayanan publik akan berkualitas, dan pembangunan akan berjalan lebih efektif,” tutupnya.








