PUNCA.CO – Keponakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Mary L. Trump, melontarkan kritik keras terhadap kebijakan pamannya yang memicu eskalasi konflik dengan Iran.
Mary menilai konfrontasi bersenjata tersebut bukan sekadar persoalan politik, tetapi tragedi kemanusiaan yang dapat menelan banyak korban jiwa serta menghabiskan anggaran hingga miliaran dolar.
Kemarahan Mary memuncak setelah ia melihat foto yang memperlihatkan deretan kuburan baru di Minab, Iran selatan. Lokasi itu disebut menjadi tempat pemakaman 165 siswa sekolah dasar yang tewas setelah sekolah mereka hancur akibat serangan rudal yang disebut melibatkan Israel dan Amerika Serikat.
Baca juga: Sekitar 329 WNI Masih di Iran, Jumlah Warga Asal Aceh Belum Diketahui
“Saya menantang siapa pun untuk membenarkan ini,” tulisnya sambil membagikan foto tersebut di platform X @MaryLTrumpm, Selasa (3/3/2026).
Dilansir Tribunnews, dalam blog pribadinya, Mary juga menuduh sang paman telah memicu perang tanpa dasar hukum maupun alasan yang sah.
“Perang ini akan menelan korban jiwa yang tak terhitung dan kerugian miliaran dolar yang tak terhitung,” tulisnya.
“Dan itu juga akan merugikan kita sesuatu yang lain, reputasi kita yang tersisa.”
Mary menyebut langkah tersebut juga dapat merusak kepercayaan negara-negara sekutu terhadap Amerika Serikat.
Baca juga: Dek Fadh Dampingi Fadli Zon Kunjungan ke Aceh Tamiang
“Sekutu kita sudah mencurigai kita,” lanjutnya sambil menambahkan bahwa negara-negara lain tidak akan lagi bisa mempercayai AS.
Ia juga memperingatkan potensi eskalasi konflik yang semakin tak terkendali.
“Ada kemungkinan besar situasi akan benar-benar lepas kendali karena si idiot (Trump) yang memulainya sejak awal tidak mengerti apa yang diperlukan untuk mengatasinya.”
Baca juga: Muda Seudang Subulussalam Desak BPN Aceh Respons Konflik Lahan PT Laot Bangko
Selain melalui blog, Mary juga kembali meluapkan kemarahannya lewat unggahan di X dengan nada tajam.
“Kita berada dalam perang pilihan Donald. Puluhan anak-anak Iran tewas, enam anggota militer Amerika tewas. Pria bejat yang bertanggung jawab atas kematian itu malah mengoceh tentang tirai emasnya dan ruang dansa senilai $400 juta karena itulah prioritasnya.” tulis Mary melalui akun X nya, Selasa (3/3/2026).










