PUNCA.CO – Pawai takbiran malam Idulfitri di Banda Aceh tetap digelar tahun ini, namun dengan jumlah peserta yang lebih terbatas. Dari biasanya diikuti banyak kafilah, tahun ini hanya sekitar 15 kelompok yang ambil bagian.
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Raya Baiturrahman tersebut mengalami penyesuaian skala akibat keterbatasan anggaran.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana UPTD Masjid Raya Baiturrahman, Meksalmina, menyebutkan bahwa jumlah peserta yang berkurang disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
Baca juga: Stok Daging Meugang Idul Fitri di Aceh Dipastikan Aman, Harga Diperkirakan Naik Tipis
“Tahun ini hanya sekitar 15 kafilah yang ikut, menyesuaikan dengan anggaran yang ada,” katanya, Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan, total anggaran yang dialokasikan untuk pawai takbiran tahun ini sebesar Rp215 juta. Nilai tersebut lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga berdampak langsung pada jumlah peserta yang difasilitasi.
Meski jumlahnya berkurang, pelaksanaan pawai tetap direncanakan berlangsung seperti biasa. Rute pawai akan dimulai dan berakhir di depan menara utama Masjid Raya Baiturrahman, dengan menampilkan arak-arakan kendaraan hias bernuansa Islami.
Baca juga: Penjualan Kolang-Kaling dan Lengkong Meningkat saat Ramadan
Panitia juga tetap menyediakan hadiah bagi para pemenang, dengan juara pertama mendapatkan Rp10 juta, juara kedua Rp8 juta, dan juara ketiga Rp6 juta. Selain itu, tersedia pula kategori juara harapan dan favorit.
Peserta yang telah terdaftar berasal dari berbagai gampong di Banda Aceh dan Aceh Besar, seperti Kuta Alam, Meuraxa, Lueng Bata, Darul Imarah, hingga Lhoknga dan Baitussalam.










