Home Internasional India-Uni Eropa Sepakati Perdagangan Bebas, Modi Sebut Kesepakatan Terbesar Sepanjang Masa
Internasional

India-Uni Eropa Sepakati Perdagangan Bebas, Modi Sebut Kesepakatan Terbesar Sepanjang Masa

Antisipasi Ketidakpastian Dagang AS, Pakta Bersejarah Buka Akses Pasar 27 Negara Eropa dan Perkuat Posisi Ekonomi Global India

Share
India-Uni Eropa Sepakati Perdagangan Bebas, Modi Sebut Kesepakatan Terbesar Sepanjang Masa
Orang-orang berbelanja di pasar Mumbai, India. | Dok. Reuters/Niharika Kulkarni
Share

PUNCA.CO – India dan Uni Eropa akhirnya menuntaskan kesepakatan perdagangan penting setelah hampir dua dekade negosiasi yang berjalan alot. Dilansir Reuters, Perdana Menteri India Narendra Modi menyebut kesepakatan tersebut sebagai tonggak besar yang akan membuka peluang ekonomi luas bagi kedua pihak.

Kesepakatan ini tercapai di tengah upaya India dan Uni Eropa mengantisipasi hubungan dagang yang kian tidak stabil dengan Amerika Serikat. Perjanjian tersebut membuka jalan bagi India untuk masuk ke pasar Uni Eropa yang beranggotakan 27 negara, sekaligus membuka pasar India yang selama ini dikenal ketat dan merupakan pasar terpadat di dunia.

Baca juga: Kapolri Tegas Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian

“Kemarin, sebuah kesepakatan besar ditandatangani antara Uni Eropa dan India,” kata Modi.

Modi menegaskan kesepakatan itu mendapat perhatian luas dari komunitas global karena dampaknya yang sangat besar.

“Orang-orang di seluruh dunia menyebut ini sebagai kesepakatan terbesar sepanjang masa. Perjanjian ini akan membawa peluang besar bagi 1,4 miliar penduduk India dan jutaan orang di Eropa,” katanya.

Modi dijadwalkan akan mengumumkan kesepakatan tersebut secara resmi bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam KTT India-Uni Eropa yang digelar di New Delhi pada Selasa sore. Dalam pertemuan itu, kedua pihak juga akan memaparkan rincian perjanjian perdagangan yang telah disepakati.

Baca juga: Keponakan Prabowo Disetujui DPR Jadi Deputi Gubernur BI

Sebagai catatan, nilai perdagangan antara India dan Uni Eropa mencapai US$ 136,5 miliar pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2025. Uni Eropa sendiri merupakan mitra dagang terbesar India.

Kesepakatan India-Uni Eropa ini menyusul serangkaian pakta dagang besar yang belakangan ditandatangani Uni Eropa, termasuk dengan blok Amerika Selatan Mercosur, serta perjanjian sebelumnya dengan Indonesia, Meksiko, dan Swiss.

Di saat yang sama, India juga merampungkan kesepakatan perdagangan dengan Inggris, Selandia Baru, dan Oman.

Deretan perjanjian ini mencerminkan upaya global untuk melindungi kepentingan ekonomi masing-masing negara di tengah dinamika hubungan dengan Amerika Serikat. Ketegangan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif tinggi terhadap sejumlah negara dan melontarkan ancaman tarif baru terhadap negara-negara Eropa.

Baca juga: 161 Hotspot Muncul di Aceh, BMKG Imbau Waspada Karhutla

Trump diketahui telah mengenakan tarif hingga 50% terhadap barang-barang asal India. Hubungan dagang India-AS pun memburuk setelah kesepakatan perdagangan kedua negara runtuh tahun lalu akibat gangguan komunikasi antar pemerintah.

Sementara itu, penandatanganan resmi kesepakatan perdagangan India-Uni Eropa masih menunggu proses verifikasi hukum. Seorang pejabat pemerintah India menyebut proses tersebut diperkirakan memakan waktu lima hingga enam bulan.

“Kami memperkirakan kesepakatan itu akan diimplementasikan dalam waktu satu tahun,” tambah pejabat tersebut.

Share