PUNCA.CO – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan target pemerintah untuk mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana di wilayah Sumatera sebelum lebaran.
Hal itu disampaikan Mensesneg usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Rabu (18/2/2026).
Baca juga: Dugaan KDRT di Aceh Tengah Viral, Korban Mengaku Alami Trauma
Dalam keterangannya kepada awak media, Mensesneg mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih ribuan warga terdampak bencana yang masih bertahan di pengungsian, baik di Aceh maupun Sumatera Utara.
“Masih ada kurang lebih 15 ribu di Aceh dan 850 saudara-saudara kita di Sumatera Utara yang masih tinggal di pengungsian, tinggal di tenda. kita juga pengen bagaimana secepat mungkin,” ujar Mensesneg.
Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mempercepat proses pembangunan huntara agar masyarakat terdampak bisa segera menempati hunian yang lebih layak sebelum Hari Raya Idulfitri.
Baca juga: BI Aceh Siapkan Layanan Penukaran Uang Pecahan Baru Mulai 23 Februari
“Maka kemudian tadi di dalam kesimpulan pun, kita berkomitmen bahwa secepat mungkin Huntara hunian-hunian sementara ini dapat dibangun sebelum lebaran gitu”, ujar Prasetyo Hadi.
Rakor tersebut membahas langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana, termasuk koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar proses penanganan berjalan lebih efektif. Pemerintah berharap pembangunan huntara dapat menjadi solusi jangka pendek sembari menyiapkan hunian tetap bagi para korban terdampak.










