Home Nasional Bahlil: Pengembangan Gas Blok Andaman Harus Untungkan Aceh dan Investor
Nasional

Bahlil: Pengembangan Gas Blok Andaman Harus Untungkan Aceh dan Investor

Share
Share

PUNCA.CO – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah belum memutuskan usulan pengolahan gas Blok Andaman di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, Aceh. Keputusan tersebut masih dikaji dengan mempertimbangkan aspek teknis, biaya investasi, dan kelayakan ekonomi proyek.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil saat menjawab permintaan Pemerintah Aceh agar gas hasil temuan Blok Andaman diolah di fasilitas darat (onshore) KEK Arun Lhokseumawe, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Bahlil, lokasi cadangan gas yang berada lebih dari 12 mil laut dari daratan menjadi tantangan utama. Pembangunan jaringan pipa menuju darat membutuhkan investasi yang besar sehingga berpotensi membuat harga gas menjadi tidak kompetitif.

Baca juga: Golkar Aceh Minta Bahlil Kawal Revisi UUPA, Usulkan Dana Otsus Kembali Naik

“Kalau kita bangun pipanya, *cost*-nya memang tinggi dan itu tidak akan menghasilkan harga jual gas yang kompetitif. Harganya bisa di atas 10 dolar per MMBTU,” kata Bahlil.

Ia menjelaskan, pemerintah masih membahas skema terbaik dalam pemanfaatan gas Blok Andaman. Pada tahap awal produksi yang diperkirakan mencapai sekitar 300 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), sebagian gas direncanakan dialokasikan untuk kebutuhan pembangkit listrik PLN dan industri di Aceh.

Salah satu industri yang diproyeksikan memanfaatkan pasokan tersebut adalah PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), yang selama ini masih menggunakan pasokan LNG dari luar Aceh sebagai bahan baku.

Meski demikian, Bahlil menegaskan pemerintah belum dapat mengambil keputusan terkait lokasi pengolahan gas karena pengembangan Blok Andaman berada di bawah konsesi Mubadala Energy. Seluruh opsi pengembangan masih dibahas agar menghasilkan solusi yang menguntungkan semua pihak.

Baca juga: Bahlil Lantik Pengurus Baru Golkar Aceh, Kader Muda Dominasi 70 Persen

“Kita harus mencari solusi yang *win-win*. Kita tidak bisa memutuskan sesuatu kalau *cost*-nya tinggi. Karena pada akhirnya ini adalah bisnis yang harus menguntungkan rakyat Aceh melalui pendapatannya, sekaligus memberikan kepastian bagi investor,” ujarnya.

Bahlil menambahkan, pemerintah berkomitmen memastikan pengembangan Blok Andaman tidak hanya layak secara ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi Aceh, baik melalui pemanfaatan gas untuk industri maupun penerimaan daerah dari skema bagi hasil.

Pemerintah Aceh sebelumnya mengusulkan agar gas dari Blok Andaman diolah di darat melalui fasilitas KEK Arun Lhokseumawe, sehingga dapat mendorong pertumbuhan industri di Aceh dan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di daerah. Namun, usulan tersebut masih menunggu hasil kajian pemerintah bersama pihak terkait.

Share
Tulisan Terkait

Golkar Aceh Minta Bahlil Kawal Revisi UUPA, Usulkan Dana Otsus Kembali Naik

PUNCA.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Aceh meminta Ketua...

Bahlil Lantik Pengurus Baru Golkar Aceh, Kader Muda Dominasi 70 Persen

PUNCA.CO – Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia resmi melantik pengurus...

Korban Jiwa Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Bertambah, Total Sudah 4

PUNCA.CO  – Korban meninggal dunia akibat insiden ledakan KMP Aceh Hebat 2...

Mesir Menang Adu Penalti 4-2 atas Australia, Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

PUNCA.CO – Timnas Mesir memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia...