Home Lokal Meluapnya Krung Lampanah, Sawah dan Dua Tanggul di Seulimum Rusak
Lokal

Meluapnya Krung Lampanah, Sawah dan Dua Tanggul di Seulimum Rusak

Share
Meluapnya Krung Lampanah, Sawah dan Dua Tanggul di Seulimum Rusak
Kondisi banjir yang melanda Kecamatan Seulimum, Aceh Besar
Share

PUNCA.CO – Banjir luapan Krung Lampanah yang terjadi sejak Senin (6/1/2025) siang di Kecamatan Seulimum, Aceh Besar mengenangi pemukiman warga di tiga desa setempat.

Selain itu, banjir juga menyebabkan kerusakan tanggul di dua lokasi penting.

Tanggul irigasi Blang Tung di Gampong Ujong Keupula dilaporkan rusak parah, sementara tanggul Krung Lampanah di Gampong Ujong Mesjid terkikis, mengancam permukiman warga sekitar.

Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Besar, Iqbal mengonfirmasi bahwa kerusakan tanggul ini berpotensi memperburuk kondisi jika hujan deras kembali terjadi.

“Luapan krung Lampanah ini mengenangi badan jalan, pemukiman warga, area persawahan dan lahan pertanian,” kata Iqbal.

Banjir ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh Besar. Debit air Krung Lampanah mulai meluap pada pukul 16.01 WIB, menggenangi halaman rumah warga di tiga gampong, yakni Gampong Ujong Mesjid, Gampong Lampanah, dan Gampong Ujong Keupula.

Sawah yang baru ditanam ikut terendam, hingga menimbulkan kerugian bagi petani setempat.

“Saat ini, intensitas hujan di wilayah tersebut sudah menurun, dan debit air mulai berangsur surut,” ucapnya.

Share
Tulisan Terkait

Pemerintah Aceh Percepat Identifikasi Lahan Huntap di 17 Kabupaten/Kota

PUNCA.CO – Pemerintah Aceh bergerak cepat mematangkan ketersediaan lahan untuk pembangunan Hunian...

Pemkab Konawe Salurkan Bantuan 100 Ton Beras untuk Korban Bencana Aceh

PUNCA.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, menyalurkan bantuan kemanusiaan...

91.962 Warga Masih Mengungsi

PUNCA.CO – Sebanyak 24.426 kepala keluarga (KK) atau 91.962 jiwa masih bertahan...

155 Ribu Warga Aceh Masih Mengungsi Pascabanjir dan Longsor

PUNCA.CO – Sebanyak 155.193 jiwa atau 49.800 kepala keluarga (KK) hingga kini...