PUNCA.CO – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Christopher Luxon, di Ruang Agenas, Hotel Lahan Select Gyeongju, Jumat (31/10/2025). Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2025 yang digelar di Gyeongju, Republik Korea.
Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin membahas sejumlah isu strategis, terutama penguatan kerja sama di bidang pertanian, pendidikan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Baca juga: Diduga Terjangkit Influenza, SMAN 10 Fajar Harapan Pulangkan 143 Siswa
Usai pertemuan, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia ingin memperluas kerja sama dengan Selandia Baru, khususnya dalam bidang pendidikan kedokteran dan kedokteran gigi.
“Jadi, saya kira itu yang ingin saya sampaikan ya, kerja sama di bidang pertanian, pendidikan, kita ingin juga kirim lebih banyak mahasiswa untuk belajar kedokteran dan kedokteran gigi,” ujar Presiden Prabowo.
Prabowo juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan tenaga kerja Indonesia melalui penguasaan bahasa asing. Ia berharap Selandia Baru dapat membantu Indonesia dalam menyediakan tenaga pengajar untuk kursus Bahasa Inggris.
Baca juga: Mulai 10 November, Tiket Ferry Ulee Lheue–Balohan Hanya Bisa Dibeli Online
“Kita sangat butuh dokter dan dokter gigi, dan saya juga minta kalau ada guru-guru dari Selandia Baru yang bisa bantu kita, kita mau menambah sekolah atau kursus-kursus Bahasa Inggris untuk pekerja-pekerja kita yang mau keluar negeri,” tambahnya.
Pertemuan bilateral ini menjadi bagian dari upaya pemerintah Indonesia memperkuat diplomasi ekonomi dan pendidikan dengan negara-negara anggota APEC, serta memastikan pengembangan sumber daya manusia yang lebih kompetitif di tingkat global.










