PUNCA.CO – Harga tomat di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, melonjak drastis dalam dua hari terakhir menjelang tradisi Meugang. Dari sebelumnya Rp12 ribu per kilogram, kini harga tomat menembus Rp20 ribu per kilogram.
Pedagang bahan dapur di pasar tersebut, Muhammad Nizar, mengatakan kenaikan terjadi sangat cepat akibat terbatasnya stok di pasaran.
“Sekarang tomat Rp20 ribu per kilo. Dua hari lalu masih Rp18 ribu. Sebelumnya lagi sempat Rp12 ribu,” ujar Nizar, Senin (16/2/2026).
Baca juga: Jelang Meugang, Harga Daging Sapi di Lambaro Tembus Rp160 Ribu per Kilogram
Ia menjelaskan, kenaikan harga dipicu kurangnya pasokan, sementara permintaan meningkat jelang Meugang. Tomat menjadi salah satu bahan penting dalam berbagai masakan khas yang disiapkan masyarakat menyambut Ramadan.
Menurut Nizar, harga tomat masih berpotensi naik jika stok belum kembali normal dan permintaan terus bertambah.
“Kalau makin dekat Meugang, kemungkinan bisa naik lagi,” katanya.
Selain tomat, sejumlah komoditas lain juga mengalami kenaikan harga. Cabai merah dijual Rp40 ribu per kilogram, cabai hijau Rp30 ribu, dan cabai rawit Rp45 ribu per kilogram. Bawang merah berada di angka Rp40 ribu per kilogram, sementara bawang putih Rp35 ribu per kilogram.
Baca juga: Seorang Warga di Simeulue Diterkam Buaya Saat Cari Lokan
Untuk kentang, harga saat ini Rp13 ribu per kilogram, sedangkan mentimun dijual Rp8 ribu per kilogram.
Nizar menyebutkan, sebagian besar pasokan sayur dan bumbu dapur tersebut didatangkan dari Berastagi, Sumatera Utara. Meski stok secara umum masih tersedia, kenaikan harga sudah terjadi di
tingkat pemasok.
“Barang dari Berastagi. Stok aman, tapi harga memang sudah naik,” jelasnya.










