Home Olahraga Nobar Final Piala Dunia 2026 Diminta Penonton Pria dan Wanita Dipisahkan
Olahraga

Nobar Final Piala Dunia 2026 Diminta Penonton Pria dan Wanita Dipisahkan

Share
Nobar Final Piala Dunia 2026 Diminta Penonton Pria dan Wanita Dipisahkan
Ilustrasi. | Dok. Instagram/ @fifaworldcup
Share

PUNCA.CO – Anggota DPRK Banda Aceh, Ismawardi, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia yang digelar Pemerintah Kota Banda Aceh di halaman Balai Kota, Minggu (20/7/2026) malam.

Meski demikian, ia mengingatkan agar pelaksanaan kegiatan tetap mengacu pada penerapan syariat Islam.

Menurut Ismawardi, pertandingan Piala Dunia merupakan hiburan yang hanya berlangsung beberapa tahun sekali dan dapat menjadi ajang kebersamaan bagi masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tidak boleh mengesampingkan aturan yang berlaku di Kota Banda Aceh.

Baca juga: Inggris Bungkam Prancis 6-4, Rebut Posisi Ketiga Piala Dunia 2026

Ia meminta panitia menerapkan pemisahan antara penonton laki-laki dan perempuan selama kegiatan berlangsung. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari pelanggaran terhadap ketentuan syariat Islam.

“Walaupun hiburan Piala Dunia ini hanya terjadi beberapa tahun sekali, penerapan syariat Islam tidak boleh diabaikan,” kata Ismawardi.

Selain itu, Ismawardi mengingatkan agar kegiatan nobar tidak dimanfaatkan sebagai ajang perjudian, termasuk praktik taruhan skor pertandingan sepak bola. Ia meminta panitia memastikan tidak ada aktivitas tersebut, baik di lokasi nobar yang difasilitasi pemerintah maupun di tempat lain seperti warung kopi.

Baca juga: Persiraja Bakal Gelar Latihan Perdana 1 Agustus 2026

“Jangan sampai pelanggar syariat Islam mengambil kesempatan pada malam nonton bareng Piala Dunia,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi pelanggaran, Ismawardi juga meminta Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh meningkatkan pengawasan di berbagai lokasi penyelenggaraan nobar. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk mencegah pelanggaran syariat Islam maupun praktik perjudian.

Di samping itu, ia mengimbau masyarakat yang menghadiri nobar agar menjaga kebersihan lingkungan. Penonton diminta tidak meninggalkan sampah di area kegiatan maupun membuang sampah sembarangan.

Baca juga: Dua Laga Terakhir Piala Dunia 2026, Spanyol Versus Argentina, Inggris Versus Prancis

“Sebagai warga yang beriman, kita harus saling menjaga kebersihan. Setelah menikmati kegiatan, mari kita pastikan lingkungan tetap bersih dan nyaman untuk bersama,” kata Ismawardi

Share
Tulisan Terkait

Pemko Banda Aceh Siapkan 9 Titik Nobar Piala Dunia

PUNCA.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menyiapkan sembilan titik nonton bareng (nobar)...