PUNCA.CO – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh resmi membuka Program Studi Kedokteran setelah memperoleh izin penyelenggaraan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Izin tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 962/B/O/2026 tentang Izin Pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi pada UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Keputusan itu ditetapkan di Jakarta pada 31 Agustus 2026 oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi, atas nama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Baca juga: BPS Catat Inflasi Aceh 4,86 Persen pada Agustus 2026, Aceh Tamiang Tertinggi
Dengan keluarnya izin tersebut, UIN Ar-Raniry kini dapat menyelenggarakan dua jenjang pendidikan kedokteran, yakni Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi. Kedua program tersebut dinyatakan telah memenuhi persyaratan minimum akreditasi.
Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Mujiburrahman MAg mengatakan, terbitnya izin tersebut menjadi tonggak baru dalam pengembangan pendidikan kedokteran di kampus tersebut.
“Alhamdulillah, atas kerja keras dan kerja cerdas seluruh komponen pimpinan dan sivitas akademika UIN Ar-Raniry, pada tanggal 31 Agustus telah dikeluarkan SK izin operasional Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi,” ujar Mujiburrahman, Rabu (2/9/2026).
Baca disini: Menkes Budi Gunadi Siapkan Rekening Kesehatan Pribadi Warga
Menurutnya, persiapan pembukaan Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry telah dimulai sejak 2024. Proses tersebut melalui berbagai tahapan serta dukungan dari sejumlah kementerian terkait.
“Dengan keluarnya SK dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini, merupakan babak baru dalam proses jihad akademik yang kita lakukan di UIN Ar-Raniry,” katanya.
Mujiburrahman menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang telah mendukung proses pembukaan program pendidikan kedokteran tersebut.
Baca juga: Hardikda ke-67, Plt. Sekda: Pendidikan Hari Ini Menentukan Masa Depan Aceh
Ia juga mengapresiasi tim persiapan Fakultas Kedokteran yang melibatkan para dokter, pimpinan universitas, dekan, ketua program studi, wakil rektor, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), serta berbagai unsur yang terlibat.
Setelah izin operasional diterbitkan, UIN Ar-Raniry langsung membuka penerimaan mahasiswa baru Program Studi Kedokteran. Pendaftaran dibuka mulai 31 Agustus 2026 selama satu pekan.
“Pendaftarannya kita buka mulai tanggal 31 Agustus 2026 selama satu minggu ke depan,” ujar Mujiburrahman.
Baca juga: Bank Aceh Salurkan Zakat Rp11,94 Miliar, Baitul Mal Sebut Sebagai Muzaki Terbesar
Ia menjelaskan, proses penerimaan dilakukan dalam waktu singkat karena kalender akademik semester berjalan telah memasuki September. UIN Ar-Raniry menargetkan mahasiswa kedokteran perdana dapat mulai mengikuti perkuliahan pada semester ini.
“Insyaallah pada semester ini mahasiswa Fakultas Kedokteran sudah mulai belajar di Kampus UIN Ar-Raniry,” katanya.










