Home Lokal KPK RI Beri Hibah Tanah Rampasan Korupsi untuk Aceh
Lokal

KPK RI Beri Hibah Tanah Rampasan Korupsi untuk Aceh

Aceh Terima Aset Hasil Tindak Pidana Korupsi Seluas 8.199 Meter Persegi

Share
KPK RI Beri Hibah Tanah Rampasan Korupsi untuk Aceh
Penyerahan Barang Rampasan Negara dari KPK RI kepada Pemerintah Aceh, Kamis, (06/11/2025).
Share

PUNCA.CO – Pemerintah Aceh menerima hibah aset berupa sebidang tanah hasil tindak pidana korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI). Aset tersebut berupa tanah seluas 8.199 meter persegi yang berlokasi di Desa Peunaga Rayeuk, Kecamatan Meurebo, Kabupaten Aceh Barat.

Penyerahan hibah dilakukan  oleh Direktur Labuksi KPK RI, Mungki Hadipratikno kepada Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Kamis, (6/11/2025).

Selain Pemerintah Aceh, kegiatan tersebut juga diikuti oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, yang turut menerima hibah serupa dari KPK RI.

Baca juga: Kasus Dugaan Penganiayaan Kepala SPPG Naik ke Tahap Penyidikan

Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada KPK RI serta Kementerian Keuangan RI atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Aceh. “Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada KPK RI dan Kementerian Keuangan RI atas hibah aset ini,” ujar Mualem, sapaan akrab Muzakir Manaf.

Menurutnya, hibah tanah tersebut bukan hanya sekadar perpindahan kepemilikan aset, melainkan juga mengandung pesan moral bahwa hasil tindak pidana korupsi harus dikembalikan kepada rakyat.

“Aset ini akan kami manfaatkan sebagai fasilitas penunjang gedung kantor Pemerintah Aceh di Aceh Barat, sehingga pelayanan pemerintahan di wilayah barat Aceh dapat berjalan lebih efektif, dekat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Mualem.

Baca juga: Gelar Road To School di SMA 1 Seunuddon, IPAU Ajak Siswa Semangat Melanjutkan Pendidikan

Pemerintah Aceh, kata Mualem berkomitmen mengelola aset tersebut secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan jangka panjang.

Dalam kesempatan itu, Mualem juga mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang turut menerima hibah aset rampasan negara. “Semoga aset tersebut memberi manfaat besar bagi masyarakat setempat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Labuksi KPK RI, Mungki Hadipratikno, menjelaskan bahwa hibah ini merupakan bagian dari tahapan eksekusi terhadap barang rampasan negara. “Eksekusi barang rampasan negara diawali dengan proses lelang. Apabila tidak laku, sesuai ketentuan Kementerian Keuangan, aset tersebut dapat dikelola melalui pemindahtanganan atau hibah. Inilah yang kami lakukan hari ini,” ujar dia.

Mungki mengatakan, hibah aset rampasan korupsi kepada pemerintah daerah merupakan perwujudan asas hukum yang mencakup azas kepastian hukum, azas keadilan dan azas kemanfaatan.

Baca juga: Bukan Terbakar, Ternyata Asrama Pesantren Babul Maghfirah Dibakar Santri

Tindak Pidana Korupsi kata Mungki bukan hanya merugikan negara tapi masyarakat juga menjadi korban. Karena itu, selain menghukum pelaku, dan berupaya mengembalikan kerugian negara, hasil dari rampasan Tipikor juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Mungki juga meminta agar pemerintah daerah segera melakukan proses balik nama aset tersebut dan memanfaatkannya sebaik mungkin untuk kesejahteraan rakyat.

“Pasang plang di lokasi aset sebagai tanda bahwa ini merupakan barang rampasan negara hasil tindak pidana korupsi. Ini penting untuk edukasi publik dan efek jera bagi pelaku korupsi,” ujarnya.

Acara penyerahan hibah aset rampasan negara tersebut turut dihadiri oleh Sekda Aceh, Sekda Kabupaten Pasuruan, Kasatgas IV Eksekusi KPK, serta sejumlah Kepala SKPA dan Kepala Biro di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh. []

Share
Tulisan Terkait

Kadis Sosial Aceh Tinjau Kebutuhan Prostetik Anak Disabilitas di Aceh Tenggara

PUNCA.CO – Pemerintah Aceh bergerak cepat merespons kebutuhan warga. Kepala Dinas Sosial...

Mualem Lepas Ribuan Peserta Mudik Gratis Pemerintah Aceh

PUNCA.CO – Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf melepas rombongan peserta Program Mudik...

Sekda Aceh Tinjau Gerakan Pangan Murah di Meulaboh

PUNCA.CO – Pemerintah Aceh terus memperkuat upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga...

Mudik Gratis 2026 Dibuka 3 Maret, Pemerintah Aceh Imbau Warga Segera Bersiap

PUNCA.CO – Pemerintah Aceh mengajak masyarakat yang berencana mudik pada Idul Fitri...