Home Ekonomi Fokus Soal Kemiskinan, Prabowo Singgung Anggaran Pertahanan dan Kepolisian
Ekonomi

Fokus Soal Kemiskinan, Prabowo Singgung Anggaran Pertahanan dan Kepolisian

Share
Fokus Soal Kemiskinan, Prabowo Singgung Anggaran Pertahanan dan Kepolisian
Tangkapan layar saat Presiden Prabowo Subianto pidato. | Dok. YouTube/ @SekretariatPresiden
Share

PUNCA.CO – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan terus menjalankan efisiensi anggaran sebagai langkah mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas utama dalam pembangunan nasional.

Dilansir setneg.go.id (17/7/2026), saat menyampaikan pidato usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jum’at (17/07/2026), Prabowo menyatakan bahwa penghematan anggaran akan terus dilakukan. Bahkan, apabila diperlukan, anggaran sektor pertahanan maupun kepolisian dapat dikurangi demi mendukung upaya tersebut.

“Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan. Kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan. Insyaallah kita akan hilangkan. Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi, untuk menghilangkan kemiskinan,” kata Prabowo.

Baca juga: Gubernur Aceh Hadiri Raker APPSI, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Prabowo menjelaskan, kebijakan efisiensi anggaran merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menyiapkan Indonesia menghadapi visi menjadi salah satu negara terbesar di dunia pada periode 2045–2050. Karena itu, pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda, dinilai menjadi faktor yang sangat menentukan.

“Jadi anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, dia nanti 25 tahun lagi dia 35 tahun, dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau kita sekarang tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana akan menjadi negara keempat terbesar di dunia?” kata Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menekankan bahwa kekuatan sebuah negara tidak hanya diukur dari kemampuan pertahanan dan keamanan. Ia menyebut kesejahteraan masyarakat merupakan fondasi utama pertahanan nasional.

Baca juga: Hadiri Munaslub Gubernur se-Indonesia, Mualem Kawal Sinkronisasi Kebijakan Strategis Nasional

“Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam sama bangsa Indonesia, seluruh rakyat, seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat, di tengah-tengah petani dan nelayan,” kata Prabowo

Prabowo turut mengapresiasi berbagai kontribusi TNI dan Polri dalam membantu masyarakat melalui pembangunan jembatan serta penyediaan ribuan titik air. Menurutnya, seluruh unsur negara harus hadir untuk mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi rakyat.

“Hari ini saya bangga, hari ini saya bahagia. Saya sungguh bahagia dan saya sungguh merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga, berapa ribu titik air. Kita atasi, kesulitan rakyat kita atasi,” kata Prabowo.

Baca juga: Empat BPRS Aceh Dicabut Izin Usaha, LPS Bayarkan Klaim Nasabah Capai Rp46,79 Miliar

Menutup pidatonya, Prabowo kembali menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan institusi milik rakyat sehingga perannya harus selalu diarahkan untuk membantu masyarakat.

“Ini Indonesia, TNI, Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat,” tegas Prabowo.

Share
Tulisan Terkait

Prabowo Sebut LNG Abadi Masela sebagai Tonggak Kemandirian Energi Nasional

PUNCA.CO – Presiden Prabowo Subianto meresmikan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG...

Sekda Aceh Hadiri Peresmian Bendungan Rukoh oleh Presiden Prabowo

PUNCA.CO – Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan...

BBM B50 Diresmikan, Bahlil Tegaskan Perusahaan Tambang Wajib Menggunakannya

PUNCA.CO – Presiden Prabowo Subianto meresmikan penerapan BBM B50 di SPBU Pertamina...

Soal Gas Blok Andaman, Berikut Empat Poin Surat Gubernur Mualem untuk Presiden

PUNCA.CO – Surat Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), kepada Presiden RI Prabowo...