PUNCA.CO – Tim penyelam TNI Angkatan Laut (TNI AL) menemukan tiga jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di bangkai kapal pada Jumat (18/9/2026). Penemuan tersebut menambah jumlah korban meninggal dunia menjadi sembilan orang, sementara 126 penumpang lainnya masih dalam pencarian.
Dilansir Kompas.com (19/9/2026), ketiga jenazah ditemukan di kedalaman sekitar 24 meter dan telah tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, pada Jumat malam.
Komandan Lanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, menjelaskan bahwa proses pencarian melibatkan 20 penyelam yang dikerahkan ke lokasi tenggelamnya kapal.
Baca juga: Rapim Partai Aceh, Aiyub Minta Kader Kembali Bersatu Hadapi Agenda Politik
Galih mengatakan penyelaman dimulai sejak Jumat pagi. Tim baru menemukan korban pertama pada siang hari, yang terlihat mengapung di sekitar badan kapal.
“Awalnya menemukan satu jenazah. Jenazah ini mengapung di body kapal. Kita tarik dan langsung naik mengapung ke atas,” ujar Galih kepada wartawan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Jumat tengah malam.
Dua Jenazah Ditemukan di Ruang Kompartemen
Baca juga: Hujan Lebat Berpotensi Guyur 16 Wilayah Aceh
Setelah menemukan korban pertama, tim penyelam melanjutkan pencarian dengan menyisir salah satu ruang kompartemen di dalam kapal.
Di lokasi tersebut, dua jenazah lainnya ditemukan dalam kondisi terjebak. Penyelam kemudian memecahkan kaca kompartemen untuk mengevakuasi kedua korban.
“Dua jenazah terjebak di dalam kompartemen. Akhirnya tim penyelam memecahkan kaca dan akhirnya ketemulah dua jenazah. Jadi ketiga korban ini ditemukan di bangkai kapal,” terang Galih.
Baca juga: 40 Pemuda Aceh Disiapkan Masuk Pasar Kerja Luar Negeri
Galih menduga masih terdapat korban lain yang terjebak di dalam bangkai kapal. Namun, proses pencarian menghadapi kendala berupa luasnya area kapal dan minimnya penerangan.
“Luasnya bangkai kapal dan gelap. Penyelamnya sedikit dan kita butuh tali-tali untuk menahan arus dan lain-lain. Tadi penyelam masuk ke dalam kapal tapi tidak lama karena tidak ada alat yang memadai karena gelap,” ungkapnya.
Pencarian Dilanjutkan dengan Metode Penyelaman
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama (Laksma) Yudhi Bramantyo Nur Sasongko, mengatakan seluruh korban yang ditemukan berada di kedalaman 24 meter.
Baca juga: Petugas Temukan Besi Modifikasi hingga Silet dalam Kamar Rutan Jantho
Menurut Yudhi, kondisi arus laut yang cukup bersahabat turut mendukung keberhasilan proses pencarian. Ia juga memastikan bangkai kapal tidak lagi bergeser dari posisi sebelumnya, yakni pada kedalaman antara 24 hingga 29 meter.
“Jika cuaca mendukung esok kita akan tetap berusaha melakukan penyelaman,” katanya.
Kronologi Kecelakaan KM Virgo Transport 8
KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Minggu (13/9/2026) dini hari. Kapal tersebut sedang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan membawa 243 penumpang.
Baca juga: Bank Aceh Perkuat Sinergi Kelembagaan dengan Polda Aceh
Dalam proses evakuasi sebelumnya, sebanyak 114 penumpang telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang selamat, sedangkan enam lainnya meninggal dunia.
Dengan ditemukannya tiga jenazah pada Jumat (18/9/2026), jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi sembilan orang. Sementara itu, sebanyak 126 penumpang lainnya masih dalam pencarian.






