Home Lokal Pasca Luapan Sungai, Kini Jembatan Bailey di Sawang Miring
Lokal

Pasca Luapan Sungai, Kini Jembatan Bailey di Sawang Miring

Share
Pasca Luapan Sungai, Kini Jembatan Bailey di Sawang Miring
Kondisi jembatan Bailey di Sawang, Aceh Utata miring | Foto: Polda Aceh
Share

PUNCA.CO – Kondisi Jembatan Bailey Desa Lhok Cut di Desa Lhok Cut, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan mengalami kemiringan setelah pondasi tiang pancangnya bergeser akibat luapan sungai pada 11 Maret 2026.

Pergeseran pondasi tersebut menyebabkan salah satu bagian konstruksi jembatan miring sekitar 15 derajat. Meski demikian, jembatan yang menjadi penghubung utama empat desa di kawasan tersebut masih dapat dilalui kendaraan roda dua dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan.

Jembatan Bailey itu sebelumnya telah selesai dibangun sepenuhnya. Proses pengerjaan, mulai dari pondasi hingga pemasangan rangka jembatan, rampung dalam waktu 43 hari dan langsung dimanfaatkan masyarakat sebagai jalur utama mobilitas sehari-hari.

Baca juga: Mualem Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama Kader Partai Aceh di Hermes

Setiap hari, akses tersebut digunakan warga untuk berbagai aktivitas, seperti membawa hasil pertanian, berdagang, hingga pelajar yang menuju sekolah. Secara keseluruhan, jembatan ini melayani sekitar 1.354 kepala keluarga dari empat desa di wilayah Kecamatan Sawang.

Melihat kondisi tersebut, Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Marzuki Ali Basyah, meninjau langsung jembatan tersebut pada Sabtu (14/3/2026) sore.

Kapolda datang bersama sejumlah pejabat, di antaranya Dansat Brimob, Kapolres Lhokseumawe, serta Camat Sawang. Rombongan mengecek kondisi konstruksi jembatan sekaligus melihat perkembangan pekerjaan akses jalan menuju jembatan.

Baca juga: BNNP Aceh Cek Urin 50 Sopir Mudik Gratis

Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto, mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi jembatan serta melihat langkah perbaikan yang diperlukan.

Ia menjelaskan, selain melakukan pengecekan konstruksi, pihak terkait juga masih melakukan normalisasi serta perapihan jalan penghubung agar akses masyarakat tetap dapat digunakan.

“Meski terjadi pergeseran pada pondasi, jembatan masih bisa dilalui kendaraan roda dua dengan tetap memperhatikan keselamatan,” kata Joko.

Baca juga: Dek Fadh Dampingi Menko Polkam Resmikan 104 Hunian Tetap di Aceh Utara

Sebagai tindak lanjut, perbaikan pada bagian pondasi yang mengalami pergeseran direncanakan dilakukan setelah perayaan Idul Fitri. Perbaikan tersebut diharapkan dapat mengembalikan fungsi jembatan secara optimal sekaligus memastikan keamanan masyarakat yang melintas.

Share
Tulisan Terkait

Kapolda Marzuki: Investor Wajib Hormati Kearifan Lokal

PUNCA.CO – Menyikapi sejumlah isu investasi di Aceh, Kepala Polda Aceh Irjen...

Polda Aceh Launching Buku “Polda Aceh Meutuah”, Libatkan Akademisi hingga Para Jurnalis Senior

PUNCA.CO – Buku Polda Aceh Meutuah resmi diluncurkan di Gedung BSI Landmark...

Sekda Aceh Apresiasi Peluncuran Buku ‘Polda Aceh Meutuah’

PUNCA.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri peluncuran buku “Polda...

Kapolda Marzuki: Mari Bangun Aceh, Kompak dan Bersatu

PUNCA.CO – Dua lembar foto menarik beredar di media sosial. Salah satunya...