Home Ekonomi BPMA Berhasil Kembalikan Blok Migas South Aceh (SBA), Kini di Tangan PEMA
Ekonomi

BPMA Berhasil Kembalikan Blok Migas South Aceh (SBA), Kini di Tangan PEMA

Share
BPMA Berhasil Kembalikan Blok Migas South Aceh (SBA), Kini di Tangan PEMA
Kantor Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA). | Dok. Ist
Share

Banda Aceh – Setelah melalui proses panjang dan lobi intensif, Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) akhirnya berhasil mengembalikan Wilayah Kerja (WK) South Blok Aceh (SBA) ke pangkuan Aceh. Blok migas yang sempat hilang dari peta nasional itu kini resmi ditawarkan kepada BUMD Aceh, PT Pembangunan Aceh (PEMA).

WK South Blok Aceh merupakan wilayah migas di daratan Aceh Timur yang sebelumnya telah habis masa kontrak (terminasi). Blok ini sempat dikelola oleh PT Renco Elang Energy sebelum kemudian digabungkan oleh Kementerian ESDM ke dalam Blok Meuligoe dan menjadi bagian dari WK Meuseuraya.

Baca juga: JKA, Harus Dijalankan dengan Akal Sehat

Kementerian ESDM bahkan sempat memasukkan wilayah tersebut ke dalam daftar lelang dan menunjuk PT Putra Indo Manunggal sebagai operator joint study untuk kawasan Meuseuraya.

Namun, dilansir Serambinews, Kepala BPMA, Nasri Djalal, menilai kebijakan tersebut tidak sejalan dengan aturan yang berlaku, khususnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Bersama Sumber Daya Alam Migas di Aceh.

“Saat blok itu terminasi pada 2023, itu langsung dijadikan open area oleh Kementerian ESDM,” kata Kepala BPMA, Sabtu (4/4/2025).

Baca juga: Ramai Saat Akhir Pekan, Pante Bahagia Jadi Primadona Wisata Aceh Utara

“Padahal sesuai PP Nomor 23, blok terminasi atau habis masa berlaku ditawarkan dulu ke BUMD. Tapi waktu itu tidak penawaran itu sehingga PEMA tidak tahu,” jelas Nasri Djalal.

Menurutnya, upaya mengembalikan WK SBA bukan perkara mudah. BPMA bersama jajaran, termasuk Wakil Kepala BPMA Nizar Saputra, harus melakukan serangkaian pertemuan dan lobi selama hampir 10 bulan.

Upaya tersebut juga mendapat dukungan dari Pemerintah Aceh melalui surat rekomendasi gubernur yang meminta agar blok eks SBA diprioritaskan untuk BUMD.

Baca juga: Persiraja Menang 2-0 atas Sumsel United di Lampineung

Hasilnya, pada 25 Maret 2026, Kementerian ESDM resmi mengeluarkan WK SBA seluas sekitar 400 kilometer persegi dari WK Meuseuraya dan menetapkannya kembali sebagai wilayah kerja mandiri.

“Alhamdulillah, akhirnya kami (BPMA) sudah mengembalikan haknya Aceh dengan mengeluarkan blok eks SBA dari Meuseuraya. Dari segi regulator, kami sudah menjaga haknya BUMD,” sebutnya.

Seiring dengan itu, PT PEMA yang telah lebih dulu menyatakan minat pada 2025, kini berpeluang besar mengelola blok tersebut.
Pada Rabu (1/4/2026), BPMA dan PEMA juga telah menggelar pertemuan untuk membahas langkah lanjutan pengelolaan WK SBA.

Baca juga: Aceh Resmi Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional XXXIII Tahun 2028

“Untuk selanjutnya, ini tentu akan menjadi perannya PEMA, bagaimana agar blok eks SBA dapat memberikan manfaat bagi rakyat Aceh,” tambahnya.

Nasri optimistis Blok SBA memiliki potensi migas yang menjanjikan. Hal itu didukung oleh keberadaan tambang minyak rakyat di kawasan tersebut yang selama ini masih berproduksi.

Selain SBA, BPMA juga mencatat terdapat tiga blok terminasi lain di Aceh yang siap ditawarkan kepada investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Baca juga: Hasballah Ingatkan MTA Soal Isu JKA, Agar Tidak Merugikan Mualem dan Partai Aceh

BPMA pun menegaskan komitmennya untuk terus mendorong percepatan eksplorasi dan pengembangan migas di Aceh, termasuk pembukaan sumur baru oleh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) hingga optimalisasi sumur minyak rakyat.

“Kami berkomitmen menjalankan program Pemerintah Indonesia melalui Kementerian ESDM dalam rangka mendukung ketahanan energi nasional,” demikian Nasri Djalal.

Share
Tulisan Terkait

Alfi : WK – Meuseuraya Cacat Hukum

PUNCA.CO – BPMA mengumumkan ada tiga Wilayah Kerja (WK) baru dengan status...

TKDN Hulu Migas Aceh Tembus 68,71%, BPMA Lampaui Target Nasional 2025

PUNCA.CO – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) mencatat capaian signifikan dalam penguatan...

Gas Muncul di Nagan Raya, BPMA Pastikan Aman Selama Tak Ada Pemicu

PUNCA.CO – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) memastikan kemunculan gas dari dalam...

Target Lifting Kondensat WK Aceh Akhir Tahun Tercapai

PUNCA.CO – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama para Kontraktor Kontrak Kerja...