PUNCA.CO – Dua calon jemaah haji asal Aceh Selatan terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh menjelang keberangkatan Kloter 9 Embarkasi Banda Aceh akibat kondisi kesehatan yang menurun.
Kedua jemaah tersebut yakni Muhammad Waita nomor manifes 32 dan Ilyas Nanyek Muhammad nomor manifes 155. Keduanya saat ini masih menjalani penanganan medis lebih lanjut.
“Keduanya dalam kondisi kurang sehat dan telah dirujuk ke RSUDZA,” ujar Kepala Sub Bagian Humas PPIH Embarkasi Banda Aceh, Darwin, Kamis (14/5/2026).
Baca juga: Jemaah Haji Aceh Mulai Terima Wakaf Baitul Asyi, Tiap Orang Dapat Rp9,2 Juta
Meski dua jemaah dirujuk ke rumah sakit, proses pemberangkatan Kloter 9 tetap dijadwalkan berlangsung pada Kamis sore pukul 17.25 WIB menuju Jeddah, Arab Saudi. Rombongan diperkirakan tiba pukul 21.45 waktu Arab Saudi.
Kloter 9 terdiri dari 391 jemaah yang berasal dari Aceh Selatan sebanyak 171 orang, Nagan Raya 165 orang, dan Aceh Jaya 49 orang. Selain itu, terdapat empat petugas kloter dan dua Petugas Haji Daerah (PHD). Dalam rombongan ini juga tercatat dua kursi kosong atau open seat.
Darwin menyebut jumlah jemaah perempuan pada kloter ini lebih mendominasi dibanding laki-laki. Dari total jemaah, sebanyak 245 orang merupakan perempuan dan 146 laki-laki.
Baca juga: 1.962 Jemaah Haji Aceh Sudah Diberangkatkan, Kloter 6 Bersiap Terbang ke Jeddah
Sementara itu, jemaah tertua di Kloter 9 tercatat atas nama Muhammad Amin Teunom, 94 tahun, asal Aceh Jaya. Sedangkan jemaah termuda adalah Arif Syahreza, 20 tahun, asal Aceh Selatan.
Selama di Tanah Suci, jemaah Kloter 9 akan ditempatkan di wilayah JARWAL dengan sektor 6 di Makkah dan sektor 2 di Madinah. Para jemaah dijadwalkan menempati Hotel Burj Al Wahda Almutamayiz di Makkah dan Hotel Diyar Al Eiman di Madinah.
PPIH Embarkasi Banda Aceh juga mencatat hingga keberangkatan Kloter 8, total jemaah haji Aceh yang telah diberangkatkan mencapai 3.138 orang, terdiri dari 1.245 laki-laki dan 1.893 perempuan.
Baca juga: 393 Jemaah Haji Kloter 1 Aceh Dilepas
Adapun kepulangan Kloter 9 dijadwalkan pada 23 Juni 2026 melalui penerbangan Garuda Indonesia GIA2409 dengan estimasi tiba pukul 23.20 waktu Arab Saudi.





