PUNCA.CO – Kebakaran yang menghanguskan Laboratorium GIS Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) pada Kamis (21/5/2026) dini hari diduga berkaitan dengan bentrokan antarmahasiswa yang terjadi beberapa jam sebelumnya di lingkungan kampus Darussalam, Banda Aceh.
Informasi yang beredar di kalangan mahasiswa menyebutkan kericuhan melibatkan mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian. Bentrokan tersebut diduga menjadi pemicu aksi pembakaran yang mengakibatkan sejumlah fasilitas kampus rusak dan terbakar.
Keributan pertama kali dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.39 WIB. Saat itu, sekelompok mahasiswa Fakultas Pertanian disebut mendatangi kawasan Fakultas Teknik. Ketegangan yang terjadi kemudian berkembang menjadi bentrokan antarkelompok mahasiswa hingga menyebabkan sejumlah mahasiswa mengalami luka ringan dan kerusakan fasilitas di lingkungan kampus.
Baca juga: Laboratorium Fakultas Pertanian USK Ludes Terbakar, Empat Motor dan Dua Mobil Hangus
Situasi semakin memanas sekitar pukul 03.50 WIB ketika ratusan mahasiswa Fakultas Teknik diduga melakukan aksi balasan dengan mendatangi kawasan Fakultas Pertanian. Dalam insiden tersebut, Laboratorium GIS Fakultas Pertanian dan Gedung D3 Pertanian Lama dilaporkan menjadi sasaran pembakaran.
Selain bangunan, sedikitnya empat unit sepeda motor dan dua unit mobil yang berada di sekitar lokasi juga hangus terbakar. Sejumlah fasilitas lainnya dilaporkan mengalami kerusakan akibat aksi tersebut.
Kobaran api baru diketahui beberapa saat kemudian. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh menerima laporan kebakaran pada pukul 04.40 WIB melalui layanan darurat 113 dari seorang warga.
Baca juga: Kebakaran di Indrapuri Hanguskan Rumah dan Sepeda Motor, Penyebab Masih Diselidiki
Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung mengerahkan enam unit armada pemadam kebakaran ke lokasi. Satu unit armada tambahan dari BPBD Aceh Besar turut membantu proses pemadaman.
Petugas membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk mengendalikan api yang melalap bangunan laboratorium dan kendaraan. Kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB sehingga tidak merembet ke bangunan lain di kawasan kampus.
Aparat kepolisian bersama unsur keamanan lainnya juga turun ke lokasi untuk mengamankan area kampus dan mencegah bentrokan susulan. Hingga pagi hari, kondisi di lingkungan kampus dilaporkan telah berangsur kondusif.
Baca juga: Kebakaran di Pasar Lambaro Hanguskan Dua Toko
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material yang cukup besar. Hingga kini pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran serta dugaan keterkaitannya dengan bentrokan antarmahasiswa yang terjadi sebelumnya.










