Home Kriminal Seludupkan Narkotika Sabu 4 Kg di Bandara SIM, 4 Pemuda di Tangkap
Kriminal

Seludupkan Narkotika Sabu 4 Kg di Bandara SIM, 4 Pemuda di Tangkap

Share
Seludupkan Narkotika Sabu 4 Kg di Bandara SIM, 4 Pemuda di Tangkap
Konferensi pers di Meuligoe Rastra Sewakottama. | Dok. Polresta Banda Aceh
Share

PUNCA.CO – Dua pria di Aceh ditangkap petugas Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar saat membawa 4 kilogram sabu. Dalam pengembangan, polisi bersama TNI AU dan Avsec berhasil menciduk dua tersangka tersangka.

Penangkapan tersangka dilakukan dalam dua kasus. Pertama, tersangka MK (25) ditangkap petugas Avsec Bandara SIM, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. MK saat itu hendak berangkat ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Batik Air membawa satu kotak kardus berwarna cokelat. Petugas Avsec curiga dengan kotak tersebut sehingga meminta MK membukanya. Di dalamnya ditemukan empat bungkus diduga sabu seberat 2 kilogram yang diselipkan di sela-sela kardus.

“MK mengaku memperoleh sabu di depan gedung Bandara SIM ketika dia hendak masuk ke dalam,” kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Andi Kirana saat konferensi pers di Meuligoe Rastra Sewakottama, Jumat (5/6/2026) siang.

Baca juga: Tim Lab Forensik Temukan Botol Beraroma Hidrokarbon di Lokasi Kebakaran USK

KBP Andi Kirana menjelaskan, MK berangkat dari Bireuen untuk membawa sabu setelah mendapat perintah dari AS yang kini ditetapkan sebagai Daftar pencarian Orang (DPO). Dia dijanjikan upah Rp 60 juta bila barang haram tersebut sampai ke Jakarta.

“Namun baru diberikan upah Rp 2 juta ketika hendak berangkat. MK mengaku baru kali ini membawa sabu,” jelasnya.

Sementara kasus kedua, petugas Avsec menciduk AS (21) saat hendak berangkat ke Jakarta dengan Batik Air, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 05.35 WIB. Petugas curiga dengan salah satu koper penumpang ketika dilakukan pemeriksaan dengan X-Ray.

Baca juga: Polsek Lueng Bata Tangkap Pelaku Penganiaya Mantan Pacar

Petugas mencari pemilik koper sehingga mengetahui AS berada di ruang tunggu. Petugas Avsec memintanya datang ke pos pemeriksaan khusus Passenger Security Check Point 2 (PSCP2) domestik untuk diperiksa serta melihat pembukaan koper.

AS mengaku sabu seberat 2 kilogram dalam koper itu hendak dibawa ke Kendari dan diupah Rp 85 juta. Dia mengaku mendapat pekerjaan haram tersebut dari tersangka MR.

“AS, MR dan MGA mengambil sabu di kawasan Pidie ketika dalam perjalanan menuju Bandara Sultan Iskandar Muda,” jelas Kapolresta.

Baca juga: ESDM Siapkan Strategi Serap Listrik dari Program PLTS 100 GW Prabowo

Menurutnya, MR mempekerjakan AS setelah mendapatkan perintah dari Abang yang juga sedang dalam pengejaran penyidik (DPO) untuk mencari orang yang dapat membawa sabu ke Pulau Jawa. Mereka berangkat dari Aceh Utara pada Senin (13/4/2026) siang.

“Tersangka MR dan MGA ditangkap di salah satu penginapan di Pidie dalam perjalanan pulang usai mengantar AS,” ujarnya.

Kedua kasus itu kini ditangani Polresta Banda Aceh. Polisi masih mendalami kasus tersebut dan memburu tersangka lainnya.

Share
Tulisan Terkait

Dua Terduga Pelaku Curanmor di Banda Aceh di Bekuk Tim Rimueng Koetaradja

PUNCA.CO – Dua terduga pelaku curanmor MA alias Black (26) dan AK...

Residivis Pembobol Rumah Dibekuk Polisi, 6 Handphone dan BPKB Motor Diamankan

PUNCA.CO – Seorang residivis kasus pencurian berinisial EY (32), warga Kabupaten Aceh...

Rekonstruksi Aniaya Batita di Baby Preneur Daycare Lamgugob, Tersangka Peragakan 62 Adegan

PUNCA.CO – Penyidik Satreskrim Polresta Banda Aceh bersama Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan...

Polisi Olah TKP Ledakan Kapal Aceh Hebat 2, Berikut Daftar Nama-Nama Korban

PUNCA.CO – Unit Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh melakukan olah tempat kejadian...