Home Lokal Subulussalam Banjir, Puluhan Rumah Terendam dan Jembatan Rusak Berat
Lokal

Subulussalam Banjir, Puluhan Rumah Terendam dan Jembatan Rusak Berat

Share
Subulussalam Banjir, Puluhan Rumah Terendam dan Jembatan Rusak Berat
Banjir rendam rumah warga di Subulussalam.
Share

PUNCA.CO – Banjir melanda dua kecamatan di Kota Subulussalam, Aceh, setelah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan Sungai Tempuran meluap ke permukiman warga. Sebanyak 28 rumah terdampak dan satu jembatan mengalami kerusakan struktural hingga terancam ambruk.

Staf Pusdatin BPBA, Haslinda, dalam laporan terkini yang diterima Rabu (30/9/2026) pukul 12.32 WIB, menyebut banjir terjadi di Desa Bukit Alim, Kecamatan Longkib, dan Desa Subulussalam Timur, Kecamatan Simpang Kiri.

“Banjir” dilaporkan terjadi sejak Selasa (30/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Di Kecamatan Longkib, luapan Sungai Tempuran merendam 20 unit rumah warga di Desa Bukit Alim.

Baca juga: Aceh Besar Jadi Satu-satunya Daerah di Aceh Berpredikat Baik dalam Pengelolaan Keuangan

Selain rumah warga, banjir juga merusak kebun masyarakat serta sejumlah ruas jalan dan jembatan.

Di Kecamatan Simpang Kiri, sebanyak delapan rumah warga terdampak langsung akibat luapan banjir. Satu unit jembatan mengalami kerusakan struktural dan saat ini dalam kondisi rusak berat serta terancam ambruk.

Kerusakan jembatan tersebut turut mengganggu aktivitas masyarakat sekitar karena warga khawatir jembatan runtuh sewaktu-waktu.

Baca juga: Kasus Dugaan Penganiayaan di SMA Negeri 3 Banda Aceh Masuk Tahap Pemeriksaan Tambahan

Secara keseluruhan, banjir di Kecamatan Longkib berdampak pada 20 kepala keluarga (KK) atau 97 jiwa. Sementara di Kecamatan Simpang Kiri, delapan KK terdampak.

Tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.

BPBD Kota Subulussalam telah melakukan kajian cepat serta mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi untuk melakukan evaluasi dan pendataan dampak banjir.

Baca juga: Plt Sekda Aceh Terima Audiensi Terkait Pengembangan KEK Arun

Berdasarkan kondisi terakhir, air di wilayah Kecamatan Longkib berangsur surut, meski beberapa ruas jalan masih tergenang. Sementara di Kecamatan Simpang Kiri, genangan telah surut, tetapi jembatan yang rusak masih menjadi perhatian karena kondisinya berat dan terancam ambruk.

Share
Tulisan Terkait

Banjir dan Longsor Kembali Terjadi di Gayo Lues, 33 KK Desa Pasir Terisolir

PUNCA.CO – Banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten...

Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Abdya, Ratusan Rumah Terendam

PUNCA.CO – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya)...

Banjir Rendam 12 Desa di Aceh Tenggara, 1.324 Jiwa Terdampak

PUNCA.CO – Banjir melanda 12 desa yang tersebar di enam kecamatan di...

Muda Seudang Subulussalam Desak BPN Aceh Respons Konflik Lahan PT Laot Bangko

PUNCA.CO – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Muda Seudang Kota Subulussalam, Naparianto,...