PUNCA.CO – Sejumlah wilayah di Aceh berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat pada awal Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta kondisi tersebut menjadi perhatian untuk mengantisipasi dampak ikutan akibat cuaca.
Berdasarkan laporan peringatan dini BMKG, potensi hujan sedang hingga lebat terjadi di 22 kabupaten/kota pada 1–3 Oktober 2026.
Wilayah tersebut meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Banda Aceh, Langsa, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, Simeulue, Sabang dan Nagan Raya.
Baca juga: Empat Marketplace Mulai Pungut PPh Pedagang 0,5 Persen, Pedagang Omzet hingga Rp500 Juta Tak Kena
Potensi hujan masih berlanjut pada 4–6 Oktober. BMKG memprakirakan hujan sedang hingga lebat di 20 kabupaten/kota, termasuk Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Pidie dan Nagan Raya.
Selanjutnya, pada 7–10 Oktober, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan masih terjadi di 14 kabupaten/kota, yakni Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam dan Nagan Raya.
Dalam laporan yang sama, BMKG mencatat lima Zona Musim (ZOM) di Aceh telah memasuki musim hujan hingga dasarian II September 2026.
Baca juga: Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Bawa Pulang Empat Emas dari PKM PTKIN Se-Sumatera
Wilayah tersebut mencakup sebagian Aceh Besar, Aceh Jaya, Pidie, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen dan Pidie Jaya.
Di tengah kondisi tersebut, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini curah hujan tinggi untuk dasarian I Oktober atau periode 1–10 Oktober 2026. Untuk Aceh, Nagan Raya tercatat berada dalam kategori Waspada, sementara tidak ada wilayah yang masuk kategori Siaga maupun Awas.
BMKG merekomendasikan informasi tersebut dijadikan bahan kewaspadaan dan pertimbangan dalam mengambil langkah mitigasi terhadap kemungkinan dampak ikutan dari kondisi cuaca dan curah hujan tinggi.










