PUNCA.CO – Pengurus Besar ORALEXISMUQ menyelenggarakan Economic, Energy and Sustainability Forum 2026 bertema “From Resources to Prosperity”, Jum’at (6/11/2026), di Aula Landmark BSI Aceh, Banda Aceh.
Forum yang merupakan bagian dari rangkaian Musyawarah Besar (MUBES) IX PB ORALEXISMUQ tersebut menghadirkan empat narasumber, yakni Mawardi Nur (Kepala Badan Pengelola Migas Aceh/BPMA), Firdaus Noezula (PT Pema Global Energi), Prof. Dr. Hafas Furqani (UIN Ar-Raniry), dan Muhammad Rizky (Komisi III DPRA).
Kegiatan tersebut membahas pengelolaan sumber daya alam, investasi, energi, ekonomi syariah, dan keberlanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat masa depan ekonomi Aceh.
Baca juga: DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU Perampasan Aset, Hukuman Mati Koruptor Jadi Sorotan
Dalam sambutannya, Ketua PB ORALEXISMUQ menegaskan bahwa kekayaan sumber daya alam tidak secara otomatis menghadirkan kemakmuran. Diperlukan ilmu pengetahuan, tata kelola yang baik, investasi, serta kolaborasi lintas sektor agar potensi tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Forum tersebut juga menjadi ruang bagi alumni dayah untuk mengambil bagian dalam diskursus strategis pembangunan daerah, sekaligus mempertemukan gagasan akademisi, praktisi, dan pemangku kebijakan.
Melalui kegiatan tersebut, ORALEXISMUQ berharap lahir gagasan dan jejaring kolaborasi yang dapat mendorong transformasi potensi sumber daya Aceh menjadi kemakmuran yang berkelanjutan.
Baca juga: Wagub Dek-Fadh Jenguk Korban Insiden Bendera di Pidie
Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen keluarga besar alumni Bustanul Ulum yang telah memiliki 40 angkatan untuk terus memperkuat kontribusi bagi pembangunan dan kemajuan Aceh.










