Home Ekonomi Ikuti Rekomendasi Pusat, Sekda Aceh Sesuaikan Program Kegiatan TKD
Ekonomi

Ikuti Rekomendasi Pusat, Sekda Aceh Sesuaikan Program Kegiatan TKD

Share
Ikuti Rekomendasi Pusat, Sekda Aceh Sesuaikan Program Kegiatan TKD
Sekda Aceh M. Nasir usai rapat monitoring dan evaluasi penggunaan tambahan anggaran TKD 2026 bersama beberpa Kepala SKPA di Kantor Gubernur Aceh, Senin (30/1/2026).
Share

PUNCA.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Muhammad Nasir mengumpulkan 15 Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) guna menindaklanjuti hasil monitoring dan evaluasi (monev) dari tim inspektur Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait program kegiatan dari anggaran penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat monitoring dan evaluasi penggunaan tambahan TKD pasca maupun pra bencana yang digelar di Kantor Gubernur Aceh, Senin (30/3/2026).

Dalam rapat tersebut, Nasir menegaskan sejumlah program kegiatan telah disesuaikan mengikuti rekomendasi tim monev Kemendagri.

Baca juga: Tiga Rumah Terbakar di Bener Meriah, Delapan Warga Mengungsi

“Beberapa kegiatan kita geser dan kurangi untuk melaksanakan kegiatan yang direkomendasikan tim monev,” ujar Nasir, Senin (30/3/2026).

Ia menjelaskan, hasil monev tersebut selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten/kota agar tidak terjadi tumpang tindih program di lapangan.

Selain itu, Pemerintah Aceh memastikan pemanfaatan dana TKD dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemerintah daerah juga siap menyusun program pemulihan dan pencegahan bencana melalui tambahan anggaran TKD 2026.

Baca juga: Harga Emas di Banda Aceh Kembari Turun Usai Lebaran

Sementara itu, Inspektur II Inspektorat Jenderal Kemendagri Andi Bataralifu menyampaikan pemerintah pusat telah mengeluarkan surat edaran sebagai pedoman dalam penyusunan kegiatan dan alokasi anggaran TKD tahun 2026.

Menurutnya, fokus anggaran harus diarahkan pada koridor pemulihan dan pencegahan bencana, dengan sejumlah penyesuaian di daerah.

“Kita yakin kebutuhan daerah pasti banyak, namun harus kita sadari anggaran masih terbatas, sehingga pemilihan program prioritas menjadi sangat penting,” ujar Andi.

Baca juga: Polresta Banda Aceh Angkat Bicara Terkait Penanganan Kasus Pencurian di Warkop Muda Kopi

Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi berkelanjutan dalam proses penyusunan anggaran, serta koordinasi lintas pemerintah.
Di sisi lain, Andi mengakui terdapat sejumlah kerusakan akibat bencana yang bukan menjadi kewenangan pemerintah kabupaten maupun provinsi. Karena itu, pihaknya turut melakukan pemetaan dan berkoordinasi dengan kementerian serta lembaga terkait untuk penanganannya.

Share
Tulisan Terkait

Massa Unjukrasa Protes Pergub JKA di Sebut Menolak Ruang Dialog

PUNCA.CO – Juru Bicara Pemerintah Aceh Dr Nurlis Effendi menyatakan unjukrasa mahasiswa...

Sekda Aceh Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Percepatan Kinerja Pemerintah

PUNCA.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, atas nama Gubernur Aceh,...

Mualem Masuk 5 Besar Gubernur Berkinerja Terbaik Versi Anak Muda

PUNCA.CO – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, masuk...

Pemerintah Aceh Sebut Bakal Hormati Usulan DPRA Terkait Pencabutan Pergub JKA

PUNCA.CO – Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi, menyatakan menghormati DPR...