PUNCA.CO – Semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kembali ditunjukkan masyarakat bersama MPPTI Aceh Barat melalui program tabungan kurban yang dijalankan di bawah binaan Balee Riyadhatus Salihin Rantoe Panyang Timur.
Melalui program kutipan harian sebesar Rp5 ribu per orang yang berjalan selama kurang lebih 340 hari, sebanyak 13 pekurban berhasil terkumpul dan pelaksanaan kurban dilakukan di tiga tempat berbeda di wilayah Aceh Barat.
Baca juga: Waspada WhatsApp Disadap, Kenali 6 Tandanya dan Cara Mengatasinya
Program tersebut mendapat dukungan luas dari masyarakat, yang dinilai mampu membangun semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antar warga dalam momentum Idul Adha.
Dewan Guru MPPTI Aceh Barat, Heri Purnama, mengatakan keberhasilan program itu menjadi bukti bahwa kebersamaan masyarakat mampu melahirkan manfaat besar apabila dijalankan secara konsisten dan penuh kekompakan.
Baca juga: 5 Tips Menyimpan Daging Kurban, Tahan Lama dan Tetap Segar Saat Dimasak
“Alhamdulillah, semangat masyarakat sangat luar biasa. Dengan kutipan Rp5 ribu per hari, tahun ini berhasil terkumpul 13 pekurban yang tersebar di tiga lokasi berbeda. Ini bukan hanya soal kurban, tetapi juga tentang membangun kebersamaan dan solidaritas masyarakat,” ujarnya, Kamis (28/05/2026).
Menurutnya, program tersebut bukan sekadar membantu masyarakat dalam mempersiapkan hewan kurban, tetapi juga menjadi wadah memperkuat nilai sosial dan kekeluargaan di tengah masyarakat.
Baca juga: Meriah Hari Pertama Kurban di Balee Nur Yaqdhah
Tokoh masyarakat setempat, Ispintar, turut mengapresiasi antusiasme warga dalam mendukung program tersebut. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berjalan setiap tahun dan menjadi inspirasi bagi lingkungan lainnya.
“Harapan masyarakat, program seperti ini terus berlanjut karena sangat baik untuk membangun kekompakan, semangat gotong royong, dan kebersamaan warga dalam menyambut Idul Adha,” katanya diwaktu yang sama.
Makin menarik, program tabungan kurban yang digagas bersama MPPTI Aceh Barat itu kini menjadi salah satu bentuk nyata solidaritas masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan di Aceh Barat.










