PUNCA.CO – Cuaca ekstrem berupa angin kencang masih melanda wilayah di Kabupaten Aceh Besar, Jumat (7/8/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan lima titik pohon tumbang di sejumlah ruas jalan serta merusak beberapa fasilitas umum, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengatakan kejadian angin kencang terjadi bersamaan dengan kondisi kekeringan akibat cuaca yang cukup kering di wilayah Aceh Besar.
Berdasarkan laporan Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar, sejumlah kejadian terjadi sejak siang hingga sore hari. Di Gampong Saney Utamong Gapuy, Kecamatan Lhoong, angin kencang menyebabkan sarana prasarana tempat istirahat di kompleks masjid ambruk.
Baca juga: 14 Wilayah Aceh Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang, BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Sementara itu, pohon tumbang terjadi di beberapa lokasi, yakni badan jalan nasional Banda Aceh–Medan di Gampong Lampreh, Kecamatan Ingin Jaya; jalan menuju Bandara Sultan Iskandar Muda di Gampong Cot Karieng, Kecamatan Blang Bintang; serta Gampong Pasie Garot, Kecamatan Ingin Jaya.
“Pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Jalan Lintas Lambaro–Banda Aceh, Gampong Lubuk Batee, Kecamatan Ingin Jaya, serta Jalan Lintas Limpok, Gampong Cot Cut, Kecamatan Kuta Baro,” sebutnya.
Selain itu, angin kencang turut menyebabkan atap toko tiga lantai milik warga bernama Naira di Gampong Ajun, Jalan Banda Aceh–Meulaboh, Kecamatan Peukan Bada, mengalami kerusakan akibat hempasan angin.
Baca juga: Angin Kencang Terjang Lhoong Aceh Besar, Atap Rumah Warga Terbang dan Rusak Berat
Ridwan menyebutkan, dari hasil pendataan sementara, dampak cuaca ekstrem tersebut meliputi satu fasilitas keagamaan berupa balai kompleks masjid, satu unit toko, serta lima titik pohon tumbang. Sementara korban jiwa dilaporkan nihil.
“Petugas BPBD sudah melakukan penanganan di lokasi terdampak, termasuk pendataan dan pembersihan material pohon tumbang agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujarnya.
BPBD Aceh Besar mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada siang, sore, hingga malam hari.
Baca juga: Dek Fadh Dampingi Wapres Gibran Tinjau Jembatan Lumut dan Jembatan Kendawi
“Masyarakat diharapkan berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya ketika berkendara saat kondisi angin kencang. Jika menemukan kejadian bencana, segera laporkan agar dapat ditangani dengan cepat,” kata Ridwan.










