PUNCA.CO – Forum Keluarga Besar Cut Nyak Meutia Aceh Utara menegaskan bahwa Pahlawan Nasional Cut Nyak Meutia berasal dari Pirak, Aceh Utara, bukan berasal dari tempat lain sebagaimana yang kerap disebut oleh sebagian pihak.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Ampon H. Akmaruddin (Ampon Nek), anak dari Teuku Muhammad Syah yang merupakan adik kandung Cut Nyak Meutia, dalam Dialog Publik Refleksi Sejarah Kepahlawanan Cut Nyak Meutia yang digelar oleh Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) Banda Aceh, di Rumah Cut Nyak Meutia, Matangkuli, Aceh Utara, Rabu (5/11/2025).
Baca juga: Polda Metro Jaya Tetapkan Delapan Tersangka dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu
“Ingin saya sampaikan, Cut Meutia ini asal Pirak, bukan asal Keuruto atau asal lain, asal di Pirak, anak daripada Ule Balang Pirak Teuku Ben Daud Pirak. Ayah beliau Ule Balang Pirak, anak dari Ule Balang Pirak ada 5 orang, yang pertama Teuku Ben Ibrahim, yang ke 2 Teuku Cut Hasan, yang ke 3 Cut Meutia, yang ke 4 Teuku Muhammad Syah yaitu ayah saya sendiri, yang ke 5 Nenek Teuku Ramli yaitu Teuku Muhammad Ali,” ujar Ampon Nek.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa semangat juang Cut Nyak Meutia tidak lahir begitu saja, melainkan semua itu terbentuk dari didikan ayahnya yang dikenal sebagai pemimpin dan penggerak rakyat Pirak.
“Cara oleh beliau bisa di depan sebagai pejuang adalah karena asuhan dari binaan ayah beliau, karena ayah beliau pejuang utama, karena ayah Cut Meutia adalah pengumpul daripada rakyat, karena Pirak ini pada masa itu ada 30 desa, rakyat 30 desa itu dikoordinir oleh ayah beliau,” ungkapnya.
Baca juga: Kasus Pembongkaran Rumah di Aceh Besar Terungkap, Polisi Sita Perabotan Bernilai Rp 100 Juta
Ampon Nek juga menegaskan bahwa Cut Nyak Meutia merupakan keturunan langsung dari keluarga Ule Balang Pirak.
“Bahwa Cut Meutia ini sepengertian kami adalah anak orang Pirak tulen, bukan daripada anak cilet-cilet, betul-betul beliau sesepuh dari pada anak Ule Balang,” tegasnya.
Selain meluruskan asal-usul sang pahlawan, Ampon Nek turut mengajak generasi muda untuk meneladani perjuangan Cut Nyak Meutia tidak hanya dari sisi perlawanan fisik, tetapi juga dari keteguhan moral, keberanian, dan ketulusan dalam membela tanah air.








