Home Lokal 41 Rumah Warga di Aceh Tenggara Rusak dan Berlumpur Akibat Banjir Bandang
Lokal

41 Rumah Warga di Aceh Tenggara Rusak dan Berlumpur Akibat Banjir Bandang

Share
41 Rumah Warga di Aceh Tenggara Rusak dan Berlumpur Akibat Banjir Bandang
Kondisi rumah warga yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang di Aceh Tenggara. | Foto: BPBA
Share

PUNCA.CO– Banjir bandang yang menerjang Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (9/5/2026) malam, meninggalkan kerusakan dan lumpur tebal di permukiman warga. Sedikitnya 41 rumah terdampak setelah air bercampur kayu dan bebatuan meluap dari sungai.

Bencana tersebut terjadi di Desa Lawe Tua Gabungan dan Desa Lawe Tua Makmur setelah hujan deras mengguyur wilayah Aceh Tenggara sejak sore hari.

Staf Pusdatin Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Haslinda, mengatakan derasnya arus sungai membawa material kayu gelondongan dan batu hingga menyumbat jembatan.

Baca juga: Banjir Bandang di Aceh Tenggara Sebabkan Akses Jalan Nasional Kutacane–Medan Putus

Akibat sumbatan itu, air meluap ke permukiman warga dan menutupi ruas Jalan Nasional Kutacane–Medan.

“Debit air meningkat drastis dan membawa material kayu serta bebatuan hingga masuk ke rumah-rumah warga,” kata Haslinda, Minggu (10/5/2026).

Data BPBD mencatat empat rumah mengalami rusak berat, 15 rumah rusak sedang, dan tujuh rumah rusak ringan. Selain itu, 15 rumah lainnya dipenuhi lumpur tebal yang terbawa arus banjir.

Sedikitnya 41 kepala keluarga atau 155 jiwa terdampak dalam kejadian tersebut. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, warga harus berjibaku membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah dan lingkungan sekitar.

Baca juga: Hujan Dua Hari, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya

Di sisi lain, lumpuhnya akses Jalan Nasional Kutacane–Medan sempat menghambat arus transportasi warga dan kendaraan lintas provinsi.

BPBD Aceh Tenggara langsung menurunkan tim reaksi cepat dan satu unit excavator untuk membersihkan material banjir. Petugas TRC bersama damkar juga dikerahkan membantu pembersihan lumpur di permukiman warga.

Saat ini air dilaporkan mulai surut dan akses jalan nasional sudah kembali bisa dilalui. Namun masyarakat diminta tetap waspada karena kondisi jalan masih licin akibat sisa lumpur banjir.

Share
Tulisan Terkait

Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur dan Dana Tunggu Hunian untuk Korban Bencana di Ketambe

PUNCA.CO – Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menyerahkan bantuan...

Mualem Tinjau Dampak Banjir Bandang di Aceh Tenggara dan Gayo Lues

PUNCA.CO – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) melakukan kunjungan  ke sejumlah wilayah...