Home Kesehatan 6 Sayuran yang Sebaiknya Dibatasi Penderita Asam Urat
Kesehatan

6 Sayuran yang Sebaiknya Dibatasi Penderita Asam Urat

Share
6 Sayuran yang Sebaiknya Dibatasi Penderita Asam Urat
Ilustrasi dakit asam urat | Dok. prodiaohi.co.id
Share

PUNCA.CO – Penderita asam urat tidak bisa sembarangan memilih makanan, termasuk sayuran. Meski dikenal menyehatkan, beberapa jenis sayuran ternyata memiliki kandungan purin tinggi yang dapat memicu kenaikan kadar asam urat dalam tubuh.

Dilansir CNBC Indonesia (15/5/2026), Purin merupakan senyawa yang akan dipecah tubuh menjadi asam urat. Jika kadarnya berlebihan, asam urat dapat membentuk kristal di persendian dan menyebabkan nyeri, pembengkakan, hingga kekakuan sendi.

Terdapat sejumlah sayuran yang perlu dibatasi oleh penderita asam urat agar gejala tidak mudah kambuh.

Baca juga: DPR Minta Pemerintah Antisipasi dan Mitigasi Penyebaran Hantavirus

Asparagus menjadi salah satu sayuran yang perlu diwaspadai. Meski kaya kalium dan folat, asparagus mengandung sekitar 23 gram purin per 100 gram. Konsumsi berlebihan disebut dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

Bayam juga termasuk dalam daftar sayuran tinggi purin. Dalam 100 gram bayam terdapat sekitar 57 gram purin. Kandungan zat besi, vitamin C, dan flavonoid di dalamnya memang bermanfaat, namun penderita asam urat tetap disarankan membatasi konsumsinya.

Selain itu, buncis yang kerap dijadikan menu tumisan harian juga perlu dikonsumsi dengan hati-hati. Sayuran ini mengandung purin dan fruktosa yang dapat memicu peningkatan kadar asam urat.

Baca juga: Waspada, Kebiasaan Masak Makanan dengan Suhu Tinggi Picu Risiko Kanker

Jamur turut masuk dalam kategori sayuran yang sebaiknya dibatasi. Meski sering dijadikan alternatif pengganti daging, jamur memiliki kandungan purin cukup tinggi dalam setiap porsinya.

Kembang kol pun tak luput dari perhatian. Sayuran ini mengandung sekitar 23 gram purin per 100 gram. Jika dikonsumsi berlebihan, terutama saat kondisi tubuh kurang fit, risiko peradangan sendi bisa meningkat.

Sementara itu, kacang polong memiliki kandungan purin sedang, yakni sekitar 50 hingga 150 miligram per 100 gram. Bagi penderita asam urat kronis, konsumsi kacang polong sebaiknya dikurangi untuk menghindari serangan nyeri mendadak.

Baca juga: Kenali Ciri-Ciri Kurma Busuk Agar Aman Dikonsumsi

Mengatur pola makan menjadi langkah penting bagi penderita asam urat. Selain membatasi makanan tinggi purin, memilih sayuran rendah purin seperti wortel, timun, dan labu siam dapat membantu menjaga kadar asam urat tetap stabil.

Share