PUNCA.CO – Aktivitas gempa bumi di Aceh mengalami peningkatan signifikan dalam sepekan terakhir. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Aceh Besar mencatat sebanyak 51 kejadian gempa mengguncang wilayah Aceh dan sekitarnya selama periode 22 hingga 28 Mei 2026.
Data tersebut dipublikasikan melalui akun Instagram resmi @stageof.acehbesar.bmkg. Dari total kejadian, sebagian besar gempa terpusat di wilayah tengah Aceh, terutama Kabupaten Gayo Lues yang dalam beberapa hari terakhir menjadi daerah dengan aktivitas seismik paling dominan.
BMKG mencatat dua gempa di antaranya dirasakan langsung masyarakat. Gempa pertama terjadi pada 22 Mei 2026 pukul 13.28 WIB berkekuatan magnitudo 4,5. Pusat gempa berada di 23 kilometer timur laut Kabupaten Gayo Lues dengan kedalaman hanya 4 kilometer.
Baca juga: Api Lalap Permukiman di Aceh Tenggara, Tujuh Rumah Rusak Berat
Guncangan gempa tersebut dirasakan di Sentang Blangkejeren dengan skala III MMI dan di Kota Langsa II MMI. Sementara gempa kedua terjadi pada 27 Mei 2026 pukul 02.49 WIB dengan magnitudo 4,4 di lokasi yang hampir sama, yakni 20 kilometer timur laut Gayo Lues pada kedalaman 4 kilometer.
Getaran gempa kedua dirasakan lebih luas, meliputi Kabupaten Gayo Lues, Kota Lhokseumawe, dan Aceh Tamiang dengan skala III MMI, serta Kota Langsa dan Aceh Tengah II MMI.
Lonjakan aktivitas gempa paling tinggi tercatat pada 27 Mei 2026 dengan total 26 kejadian dalam sehari. Angka tersebut menjadi yang tertinggi selama periode pemantauan BMKG.
Baca juga: Warung Kopi di Aceh Besar Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Api Dapur Kayu
Selain itu, BMKG mencatat sebanyak 41 gempa berkekuatan di bawah magnitudo 3 dan 10 gempa berkekuatan antara magnitudo 3 hingga 5. Seluruh gempa yang terjadi didominasi kategori gempa dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer.
Tingginya aktivitas gempa dangkal ini menunjukkan wilayah Aceh masih berada dalam tekanan aktivitas sesar aktif dan subduksi lempeng. Kondisi tersebut menyebabkan gempa berpotensi lebih mudah dirasakan masyarakat meski berkekuatan sedang.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan, terutama di wilayah tengah Aceh yang dalam beberapa hari terakhir menunjukkan peningkatan aktivitas seismik.








