PUNCA.CO – PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai Rabu, 10 Juni 2026. Dalam kebijakan terbaru ini, harga Pertamax mengalami kenaikan signifikan untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Dilansir Kompas.com (10/6/2026), Berdasarkan informasi dari Pertamina Patra Niaga, harga Pertamax (RON 92) kini ditetapkan sebesar Rp16.250 per liter. Angka tersebut naik Rp3.950 per liter dibandingkan harga sebelumnya yang berlaku sejak 1 Juni 2026, yakni Rp12.300 per liter.
Selain Pertamax, Pertamax Green 95 juga mengalami penyesuaian harga. Produk BBM dengan oktan 95 tersebut kini dijual Rp17.000 per liter, naik dari harga sebelumnya Rp12.900 per liter.
Baca juga: MinyaKita Tak Lagi Masuk Bantuan Pangan
Kenaikan harga Pertamax menjadi penyesuaian pertama yang dilakukan setelah sebelumnya produk tersebut tetap dipertahankan di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia. Kondisi itu terjadi seiring meningkatnya tensi konflik Israel-Iran sejak akhir Februari 2026.
Sementara itu, harga Pertamax Turbo (RON 98) tidak mengalami perubahan dan tetap berada di level Rp20.750 per liter. Harga tersebut sama seperti yang berlaku pada penyesuaian sebelumnya pada 1 Juni 2026.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan, “Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah.”
Baca juga: Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur
Menurut Roberth, penyesuaian harga dilakukan setelah koordinasi dengan pemerintah serta mengacu pada mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.
“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” tambah Roberth.
Untuk produk solar non-subsidi, Pertamina belum melakukan perubahan harga. Adapun seluruh jenis BBM bersubsidi juga tetap dijual dengan harga yang sama.










