PUNCA.CO – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengaku mengetahui adanya pihak-pihak yang diduga membiayai aksi demonstrasi untuk kepentingan tertentu.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada Rabu (24/6/2026).
Menurut Prabowo, dirinya telah memperoleh informasi terkait pihak yang berada di balik pendanaan sejumlah aksi demonstrasi. Ia juga menyoroti adanya peserta aksi yang dinilai tidak memahami tujuan demonstrasi yang mereka ikuti.
Baca juga: Polling Logo HUT Ke-81 Republik Indonesia di Buka, Lima Desainer Finalis Bersaing
“Hati-hati, lo, saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu. Siapa yang bayar-bayar demo, gue tahu itu. Ditanya, ditanya anak-anak demo, enggak ngerti. Mau demo apa, ya? Kami dibayar Rp200 ribu. Tapi ada. Saya enggak mengerti,” ungkap Prabowo.
Meski demikian, Prabowo tidak menjelaskan secara rinci siapa pihak yang dimaksud maupun lokasi aksi demonstrasi yang menjadi sorotannya. Pernyataan itu disampaikan sebagai bentuk peringatan terhadap praktik yang dinilai dapat mencederai kebebasan berpendapat dan demokrasi.
Hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak terkait mengenai tudingan adanya pendanaan terhadap peserta demonstrasi tersebut.









