PUNCA.CO – Cara cek usia HP bisa menjadi langkah awal sebelum memutuskan membeli perangkat baru. Dengan mengetahui kapan smartphone diproduksi atau pertama kali diaktifkan, pengguna dapat menilai apakah perangkat masih layak digunakan atau sudah memasuki masa penggantian.
Dilansir CNBC Indonesia (27/7/2026), informasi usia perangkat dapat diketahui melalui nomor IMEI maupun nomor seri. Kedua data tersebut memungkinkan pengguna melacak riwayat aktivasi atau waktu produksi smartphone, baik pada perangkat iPhone maupun Android.
Bagi pengguna iPhone, pengecekan tanggal aktivasi dapat dilakukan melalui nomor seri perangkat. Nomor tersebut dapat ditemukan dengan membuka menu Pengaturan, kemudian Umum, lalu Mengenai.
Baca juga: Perry Warjiyo Mengundurkan Diri sebagai Gubernur BI, Destry Damayanti Jadi Gubernur Sementara
Setelah nomor seri disalin, buka situs Apple Check Coverage melalui browser. Masukkan nomor seri beserta kode CAPTCHA, kemudian lanjutkan proses pengecekan. Informasi Valid Purchase Date akan ditampilkan dan dapat digunakan sebagai acuan dengan menghitung satu tahun sebelum masa garansi berakhir.
Sementara itu, pengguna Samsung dapat mengetahui tanggal pembuatan perangkat melalui menu Telepon. Caranya dengan mengetik kode *#12580*369#, kemudian melihat bagian RF Cal yang menampilkan tanggal produksi ponsel.
Untuk pengguna Xiaomi, Oppo, Vivo, maupun Realme, informasi tersebut umumnya tersedia di menu Pengaturan, kemudian Tentang Ponsel. Pada beberapa perangkat, pengguna dapat menemukan data mengenai garansi atau tanggal pembuatan smartphone.
Bagi pengguna yang ingin memanfaatkan layanan pihak ketiga, pengecekan juga dapat dilakukan melalui situs IMEI.info dengan memasukkan nomor IMEI atau nomor seri perangkat. Namun, proses di situs tersebut membutuhkan waktu sebelum hasil dapat ditampilkan. Karena itu, metode melalui fitur bawaan perangkat dinilai lebih praktis untuk mengetahui usia smartphone.






