PUNCA.CO – Direktur Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) John Ratcliffe melakukan kunjungan ke Moskow, Rusia, pada Selasa (25/8/2026). Perjalanan tersebut dilakukan untuk bertemu dengan sejumlah pejabat Rusia di tengah kebuntuan upaya perdamaian Rusia-Ukraina.
Dilansir CNBC Indonesia (26/8/2026), Informasi mengenai John Ratcliffe ke Moskow itu diungkapkan seorang pejabat Amerika Serikat yang mengetahui perjalanan tersebut. Namun, pejabat itu tidak menjelaskan agenda maupun materi pembahasan dalam pertemuan Ratcliffe dengan pihak Rusia.
CIA juga belum memberikan komentar terkait kunjungan tersebut. Perjalanan ini menjadi kunjungan pertama Ratcliffe ke Rusia yang diketahui publik sejak dirinya menjabat sebagai Direktur CIA di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.
Baca juga: Rusia Masukkan Bos Telegram Pavel Durov ke Daftar Buronan Internasional
Sebelum Ratcliffe bertolak ke Rusia, Amerika Serikat meminta Ukraina menghentikan sementara serangan drone dan rudal yang menyasar Moskow serta sejumlah kota lain di wilayah utara Rusia. Permintaan tersebut berlaku mulai Senin hingga Rabu pekan ini.
Seorang sumber yang mengetahui persoalan itu mengatakan Ukraina telah mendapat pemberitahuan mengenai perjalanan seorang pejabat senior AS ke Rusia. Meski demikian, belum diketahui secara terbuka apakah penghentian serangan Ukraina tersebut berkaitan langsung dengan agenda Ratcliffe di Moskow.
Kunjungan John Ratcliffe ke Moskow juga berlangsung sehari setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan strategi baru bernama “Operation Economic Outcast”. Kebijakan itu bertujuan mengisolasi Iran dari dunia internasional dengan menjatuhkan hukuman terhadap negara maupun entitas yang masih melakukan transaksi bisnis dengan Teheran.
Baca juga: Iran Tak Gentar Hadapi Anacaman Sanksi AS, Sebut Washington Mulai Putus Asa
Konteks tersebut turut menjadi perhatian karena Rusia merupakan salah satu mitra dagang strategis Iran.
Sementara itu, pergerakan pesawat militer Amerika Serikat turut menjadi sorotan. Pada Selasa dini hari waktu setempat, pesawat angkut militer AS Boeing C-17 Globemaster III dilaporkan mendarat di Bandara Internasional Vnukovo, Moskow, berdasarkan data pelacakan Flightradar24.
Pesawat tersebut sebelumnya diketahui terbang dari Joint Base Andrews di Maryland, Amerika Serikat. Penerbangan itu juga sempat berangkat dari Riga, ibu kota Latvia.
Baca juga: Trump Balik Tuntut Iran Bayar Kompensasi atas Korban dan Kerusakan
Juru bicara Kementerian Pertahanan Latvia menyebut penerbangan tersebut telah melalui proses koordinasi dan memperoleh izin untuk melintas di wilayah udara Latvia.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Latvia mengatakan, “Karena pesawat tersebut tidak dioperasikan oleh Angkatan Bersenjata Nasional Latvia, kami tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai penerbangan khusus ini,” kata juru bicara tersebut kepada CNN.









