Home Ekonomi Dua Kapal Dikerahkan Angkut Pasokan LPG dari Aceh Utara
Ekonomi

Dua Kapal Dikerahkan Angkut Pasokan LPG dari Aceh Utara

Pemprov Aceh alihkan distribusi LPG lewat jalur laut dengan mengerahkan dua kapal untuk mengatasi kelangkaan gas di Banda Aceh dan Aceh Besar

Share
Dua Kapal Dikerahkan Angkut Pasokan LPG dari Aceh Utara
Kapal Aceh hebat 2 yang digunakan untuk mengangkut Skid tank | Foto: Dishub Aceh
Share

PUNCA.CO – Pemerintah Aceh mengerahkan jalur laut untuk mengatasi krisis pasokan LPG di Banda Aceh dan Aceh Besar yang terjadi akibat terputusnya akses darat dari Aceh Utara akibat banjir dan longsor. Dua kapal dikerahkan guna mengangkut skid tank LPG langsung dari depot Aceh Utara.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, mengatakan pengiriman truk tangki LPG melalui Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue merupakan langkah antisipatif agar distribusi gas kembali normal. “Pengiriman ini kami lakukan untuk merespons kelangkaan LPG yang selama ini dirasakan masyarakat Banda Aceh dan Aceh Besar,” ujarnya, Sabtu (13/12/2025).

Baca juga: Warga Neuheun Aceh Besar Kirim Bantuan untuk Korban Banjir

Menurut Faisal, gangguan pasokan terjadi karena jalur darat dari Aceh Utara tidak dapat dilalui. Untuk itu, Dishub Aceh mengoperasikan KMP Wira Loewisa yang dicarter Pertamina dan KMP Aceh Hebat 2 milik Pemerintah Aceh guna memastikan suplai tetap berjalan ke Banda Aceh dan Bireuen.

“KMP Aceh Hebat 2 yang biasanya melayani rute Banda Aceh–Sabang sementara kami alihkan untuk penanganan krisis LPG. Untuk Sabang tetap aman karena masih dilayani dua kapal lainnya,” kata Faisal.

Selain penanganan LPG, Dishub Aceh telah mencatat operasi laut selama masa darurat telah melibatkan 12 kapal dengan 35 perjalanan dalam masa darurat. Dari operasi tersebut, berhasil diangkut 351 ton bantuan logistik serta mengevakuasi 991 warga dari Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Utara.

Baca juga: Warga Tenggelam di Krueng Aceh Ditemukan Selamat oleh Tim SAR

Faisal menjelaskan, distribusi logistik melalui laut membutuhkan konsolidasi dalam jumlah besar agar pergerakan kapal efektif. “Kalau lewat laut, tidak mungkin hanya membawa satu atau dua ton. Konsolidasi harus cepat supaya kapal bisa segera berangkat,” ujarnya.

Upaya ini diharapkan dapat menstabilkan kembali pasokan LPG di Banda Aceh dan Aceh Besar, sembari menunggu pemulihan penuh jalur darat dari Aceh Utara.

Share
Tulisan Terkait

Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Abdya, Ratusan Rumah Terendam

PUNCA.CO – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya)...

Banjir Rendam 12 Desa di Aceh Tenggara, 1.324 Jiwa Terdampak

PUNCA.CO – Banjir melanda 12 desa yang tersebar di enam kecamatan di...

Longsor di Aceh Tengah, Satu Anak Meninggal dan 13 Orang Luka-luka

PUNCA.CO – Tanah longsor yang terjadi setelah hujan deras di Kabupaten Aceh...

Delapan Desa di Aceh Tengah Masih Terisolir, Tanggap Darurat Diperpanjang

PUNCA.CO – Delapan desa di Kabupaten Aceh Tengah hingga kini masih terisolir...