PUNCA.CO – Sebanyak 18 calon jemaah haji asal Aceh batal atau menunda keberangkatan pada musim haji 2026 akibat meninggal dunia dan kondisi kesehatan. Meski demikian, seluruh proses pemberangkatan jemaah Embarkasi Banda Aceh tetap tuntas dengan total 5.484 jemaah berhasil diterbangkan ke Tanah Suci.
Ketua PPIH Embarkasi Banda Aceh, Arijal, mengatakan jumlah tersebut sedikit berkurang dari kuota awal yang mencapai 5.502 jemaah. Dari total 18 jemaah yang batal berangkat, lima orang dilaporkan meninggal dunia sebelum masuk asrama haji.
“Selain itu, sembilan jemaah menunda keberangkatan karena sakit sebelum masuk asrama dan empat lainnya sakit setelah masuk asrama,” kata Arijal saat pelepasan Kloter 14 Embarkasi Banda Aceh, Rabu (20/5/2026).
Baca juga: 390 Jemaah Kloter 14 Terbang ke Tanah Suci, Tutup Rangkaian Pemberangkatan Haji Aceh 2026
Ia menjelaskan hingga saat ini sebanyak 5.095 jemaah dari Kloter 1 hingga 13 telah berada di Arab Saudi. Sementara Kloter 14 sebagai kloter terakhir memberangkatkan 390 jemaah yang terdiri dari 162 laki-laki dan 228 perempuan.
Arijal juga menyebut tiga jemaah Aceh saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi. Karena itu, seluruh jemaah diimbau menjaga kondisi fisik dan mental menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
“Jemaah diminta fokus beribadah, memperbanyak zikir dan doa, serta menghemat tenaga untuk pelaksanaan ibadah wajib di Armuzna,” ujarnya.
Baca juga: Kondisi Kesehatan Menurun, Tiga Jemaah Haji Aceh Kini Dirawat di Arab Saudi
Ia turut meminta keluarga dan masyarakat Aceh untuk terus mendoakan kelancaran ibadah seluruh jemaah haji Aceh agar dapat menjalankan ibadah dengan sehat, lancar, dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat serta meraih haji mabrur.










