PUNCA.CO – Kloter pertama jemaah haji Aceh dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Senin (15/6/2026) malam melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar. Menjelang kedatangan jemaah, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh mengimbau keluarga penjemput untuk menggunakan masker selama proses penyambutan.
Ketua PPIH Debarkasi Aceh, Arijal, mengatakan pesawat yang membawa jemaah haji Aceh berangkat dari Arab Saudi pada pukul 08.30 Waktu Arab Saudi (WAS) dan dijadwalkan mendarat di Bandara SIM pada pukul 20.50 WIB.
“Para jemaah berangkat dari Arab Saudi pukul 08.30 WAS dan insyaallah tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda pukul 20.50 WIB,” kata Arijal.
Baca juga: 5.484 Air Zamzam Sudah Tiba di Aceh, Jamaah Haji Diingatkan Tak Membawanya dalam Koper
Ia menjelaskan, seluruh petugas debarkasi telah disiagakan untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada jemaah sejak tiba di bandara hingga kembali ke daerah asal masing-masing.
Setibanya di Aceh, jemaah akan turun melalui jalur VVIP Pemerintah Aceh sebelum diberangkatkan menggunakan bus menuju Asrama Haji Aceh. Proses tersebut akan dikawal petugas untuk memastikan kelancaran arus kedatangan dan pemulangan jemaah.
Selain itu, tim kesehatan juga disiagakan untuk memantau kondisi jemaah. Jika terdapat jemaah yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut, petugas akan segera melakukan rujukan sesuai kebutuhan.
Baca juga: AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai, Penandatanganan Dijadwalkan di Swiss
Arijal mengatakan penggunaan masker menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan jemaah setelah menjalani perjalanan panjang dari Tanah Suci.
“Semua petugas dan keluarga penjemput diharapkan memakai masker, termasuk petugas peliput. Ini merupakan anjuran yang perlu dipatuhi,” ujarnya.
Di Asrama Haji, jemaah akan diarahkan ke aula untuk menerima paspor dan koper sesuai nomor tempat duduk yang telah ditentukan. Setelah seluruh barang diterima, jemaah akan dipulangkan secara bertahap ke daerah masing-masing.
Baca juga: Jerman Bantai Curacao 7-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
PPIH juga memastikan distribusi air zamzam telah dilakukan ke seluruh kabupaten dan kota di Aceh. Dengan demikian, jemaah tidak perlu mengambil air zamzam di Asrama Haji, kecuali untuk jemaah asal Aceh Besar.
“Kami sudah menyalurkan air zamzam ke kabupaten dan kota sehingga jemaah bisa mengambilnya di daerah masing-masing,” kata Arijal.
Ia turut meminta pemerintah kabupaten dan kota menyiapkan armada penjemput agar proses pemulangan jemaah berjalan tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar Asrama Haji.
Baca juga: Sekda Aceh Hadiri Munas PB IKASI 2026
Arijal berharap seluruh rangkaian debarkasi berjalan lancar sehingga jemaah dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat.
“Mudah-mudahan seluruh jemaah kembali ke daerah masing-masing dengan selamat dan memperoleh predikat haji yang mabrur,” ujarnya.










