PUNCA.CO – Seorang jamaah haji asal Kabupaten Bireuen yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTJ 8 Embarkasi Banda Aceh meninggal dunia di Arafah saat menjalani rangkaian puncak ibadah haji, Selasa (26/5/2026).
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, Arijal, membenarkan kabar wafatnya jamaah tersebut dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kami turut berduka cita atas wafatnya salah seorang jamaah haji Embarkasi Banda Aceh,” kata Arijal.
Baca juga: 18 Calon Jemaah Haji Aceh Batal Berangkat, Lima Meninggal Sebelum Masuk Asrama
Jamaah yang wafat tersebut bernama Nurwaida Muhammad Yusuf (76), warga Kabupaten Bireuen. Almarhumah mengembuskan napas terakhir pada pukul 07.20 Waktu Arab Saudi (WAS) di tenda jamaah di Arafah.
Menurut Arijal, almarhumah memiliki riwayat penyakit hipertensi dan jantung. Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah masih berada di tenda Arafah sebelum direncanakan dibawa ke rumah sakit untuk proses penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku di Arab Saudi.
PPIH juga memastikan ibadah haji almarhumah akan dibadalkan sehingga seluruh rangkaian ibadah wajib tetap dapat ditunaikan.
Baca juga: 390 Jemaah Kloter 14 Terbang ke Tanah Suci, Tutup Rangkaian Pemberangkatan Haji Aceh 2026
“Insya Allah akan dibadalkan. Saat ini jenazah direncanakan dibawa terlebih dahulu ke rumah sakit,” ujarnya.
Arijal berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan menghadapi musibah tersebut. Ia juga mendoakan agar almarhumah memperoleh ampunan serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga almarhumah diampuni segala dosanya, memperoleh haji mabrur, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran,” kata Arijal.









