Home Lokal 5 Hari Ditutup, Warga Keluhkan Lambatnya Penanganan Underpass Beurawe
Lokal

5 Hari Ditutup, Warga Keluhkan Lambatnya Penanganan Underpass Beurawe

Share
5 Hari Ditutup, Warga Keluhkan Lambatnya Penanganan Underpass Beurawe
Kondisi Underpass Berawe, Kamis (7/5/2026). | Dok. PUNCA.CO
Share

PUNCA.CO – Akses lalu lintas di underpass Beurawe, Kota Banda Aceh, masih ditutup hingga hari kelima setelah terjadinya kerusakan pada mesin pompa air akibat pencurian kabel. Kondisi tersebut membuat pengendara harus memutar lebih jauh untuk melintas.

Pantauan di lokasi, genangan air masih terlihat di area underpass sehingga akses kendaraan belum dapat dibuka sepenuhnya. Warga pun mulai mengeluhkan lambatnya penanganan dari Pemerintah Kota Banda Aceh.

“Saya rasa sudah lima hari ditutup. Katanya kabel mesin pompa dicuri. Tapi sampai kapan harus begini? Kami yang mau lewat jadi harus memutar,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Kamis (7/5/2026).

Baca juga: Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh

Sebelumnya, underpass Beurawe terendam setelah kabel mesin pompa air dilaporkan hilang dicuri oleh oknum tak bertanggung jawab. Akibatnya, air yang masuk ke area underpass tidak dapat dipompa keluar.

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebelumnya mengaku telah mengambil langkah darurat untuk menangani genangan tersebut. Pemko juga menyebut kabel pengganti sudah dipesan dari luar Aceh.

Namun hingga kini, masyarakat menilai belum ada perkembangan signifikan agar akses underpass bisa segera kembali difungsikan.
Warga juga menyoroti minimnya kesiapan pemerintah dalam mengantisipasi gangguan pada fasilitas vital perkotaan. Mereka menilai seharusnya tersedia kabel cadangan untuk kondisi darurat sehingga proses perbaikan tidak memakan waktu lama.

Baca juga: Warga Temukan Janin di Bantaran Krueng Doy, Polisi Lakukan Olah TKP

“Harusnya ada kabel cadangan. Ini Banda Aceh, ibu kota provinsi. Hal-hal seperti ini mestinya sudah dipikirkan jauh hari supaya tidak lama penanganannya seperti sekarang,” kata warga lainnya saat ditemui di sebuah warung kopi dekat underpass Beurawe.

Penutupan underpass tersebut turut berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di kawasan Beurawe dan sekitarnya, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Share