Home Lokal Dampak Konflik Timur Tengah Tak Ganggu Haji Aceh, Biaya Tetap dan Pelayanan Ditingkatkan
Lokal

Dampak Konflik Timur Tengah Tak Ganggu Haji Aceh, Biaya Tetap dan Pelayanan Ditingkatkan

Share
Dampak Konflik Timur Tengah Tak Ganggu Haji Aceh, Biaya Tetap dan Pelayanan Ditingkatkan
Wagub Aceh dalam konferensi pers di Media Center Asrama Haji Embarkasi Aceh. | Foto: PUNCA.CO
Share

PUNCA.CO -Pemerintah Aceh memastikan keberangkatan jemaah haji tetap berjalan sesuai jadwal meski situasi konflik di Timur Tengah berdampak pada biaya penerbangan global. Pemerintah menegaskan, dampak tersebut tidak dibebankan kepada jemaah.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengatakan pemerintah tetap memprioritaskan pelayanan maksimal bagi seluruh jemaah haji, termasuk dengan menyediakan fasilitas jalur VIP di bandara.

“Seluruh jemaah kita berangkat melalui gedung VIP dan menggunakan garbarata yang selama ini diperuntukkan bagi tamu negara. Ini bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Baca juga: 5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Seluruhnya Dilayani Lewat Jalur VIP Bandara SIM

Di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berimbas pada kenaikan biaya avtur dan operasional penerbangan, Fadhlullah mengakui kondisi tersebut berpengaruh secara global. Namun, ia menegaskan pemerintah pusat telah mengambil langkah antisipasi agar tidak berdampak langsung pada jemaah.

“Memang ada pengaruh dari konflik di Timur Tengah, terutama pada biaya penerbangan. Tapi pemerintah sudah menyiapkan semuanya, sehingga keberangkatan tetap berjalan dan tidak ada tambahan biaya bagi jemaah,” katanya.

Ia menyebutkan, secara nasional negara harus menanggung tambahan biaya hingga Rp1,7 triliun akibat kenaikan avtur. Namun, kebijakan tersebut tidak dibebankan kepada masyarakat, termasuk jemaah haji asal Aceh.

Baca juga: Pemerintah Aceh Berikan Gedung VVIP Bandara SIM untuk Layanan Haji 2026

Menurutnya, kondisi ini berbeda dengan sejumlah negara lain yang mengalami kenaikan harga bahan bakar hingga beberapa kali lipat akibat dampak konflik.

“Di banyak negara lain, kenaikan BBM sudah terjadi berulang kali. Tapi di Indonesia masih stabil, sehingga tidak memicu kenaikan ongkos haji,” jelasnya.

Pemerintah Aceh memastikan seluruh proses keberangkatan jemaah tetap mengacu pada arahan Kementerian terkait, dengan fokus pada keamanan, kenyamanan, dan kelancaran ibadah.

Baca juga: Bank Aceh Perkuat Peran Strategis, Gelar Peusijuk dan Lepas 1.624 Jamaah Calon Haji 2026

Fadhlullah juga mengajak masyarakat mendoakan seluruh jemaah agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat.

“Kita doakan semua jemaah bisa berangkat dengan aman, menjalankan ibadah dengan nyaman, dan kembali sebagai haji yang mabrur,” pungkasnya.

Share