PUNCA.CO – Kabupaten Aceh Besar menjadi daerah dengan ratusan titik pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam program nasional penguatan ekonomi desa. Hingga pertengahan Mei 2026, tercatat sebanyak 222 titik KDKMP berada di Aceh Besar, namun baru 21 unit yang selesai dibangun.
“Dari total 222 titik di Aceh Besar, sebanyak 201 titik masih dalam proses pembangunan dan 21 titik sudah rampung,” kata Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, Minggu (17/5/2026).
Besarnya jumlah titik KDKMP di Aceh Besar disebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penguatan ekonomi berbasis desa. Pemerintah daerah menilai keberadaan koperasi tersebut dapat membuka peluang usaha baru sekaligus memperluas lapangan kerja masyarakat gampong.
Baca juga: Terungkap, Berikut Sumber Gaji Manajer Kopdes Merah Putih
Menurut Muharram, masyarakat desa menyambut positif pembangunan KDKMP karena dinilai mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi baru di wilayah pedesaan.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian dalam launching nasional tersebut adalah KDKMP Desa Layeun, Kecamatan Leupung. Kawasan itu diperkirakan dapat melayani hingga 2.000 warga dengan dukungan potensi perikanan, perkebunan, pertanian, hingga wisata pesisir.
“Wilayah ini punya potensi besar, mulai dari hasil laut, cengkeh, pala, pinang, sampai sektor wisata seperti Lhokseudu dan Pulau Buerandeh,” ujarnya.
Baca juga: Viral, Harga Asli Pertalite Rp16.088 per Liter Sebelum di Subsidi Pemerintah
Ia menegaskan, keberadaan KDKMP tidak hanya difokuskan sebagai pusat koperasi, tetapi juga diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa agar masyarakat tidak terus bergantung pada pusat kota.










