Home Nasional NTT Kembali Diguncang 1.598 Gempa Susulan
Nasional

NTT Kembali Diguncang 1.598 Gempa Susulan

Share
NTT Kembali Diguncang 1.598 Gempa Susulan
Bangunan Rusak Akibat Gempa NTT | Dok. ANTARA/ Gregorio J Gilbert
Share

PUNCA.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 1.598 gempa susulan NTT hingga Senin (17/8/2026) pukul 07.00 WIB. Aktivitas tersebut terjadi setelah gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58.24 WIB.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 54 gempa susulan dirasakan oleh masyarakat. Gempa susulan terbesar tercatat bermagnitudo 6,2, sedangkan yang terkecil bermagnitudo 1,3.

Dilansir Kompas.com (17/8/2026), Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan pemantauan terhadap aktivitas gempa di NTT masih terus dilakukan.

Baca juga: Dampak Gempa 7,7 M, Telkom Gerak Cepat Pulihkan Layanan Telekomunikasi di NTT

“Gempa susulan terus kita pantau. Informasi terakhir ya, sampai dengan jam 7 pagi hari ini telah tercatat 1.598 gempa susulan, magnitudo terbesar adalah 6,2 magnitudo, yang terkecil 1,3, dan kemudian yang dirasakan kira-kira 54 gempa,” kata Teuku.

Teuku menyebut BMKG akan memantau perkembangan gempa Flores selama dua hingga tiga minggu ke depan. Setelah periode pemantauan tersebut, pemerintah baru akan melakukan rekonstruksi dan perbaikan terhadap bangunan yang mengalami kerusakan.

Teuku mengatakan BMKG telah mengerahkan tim ke sejumlah lokasi terdampak di NTT.

Baca juga: Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo, Warga Mbay Panik dan Mengungsi

“Di NTT tim kita sekarang sudah bergerak ke lokasi. Bahkan ada 3 UPT atau kantor BMKG yang ada di Pulau Flores, dan juga ada dua pos kami di sana,” kata Teuku.

Ia menambahkan, keberadaan personel BMKG di berbagai wilayah memungkinkan respons dilakukan segera ketika gempa terjadi.

“Jadi ketika gempa terjadi, memang staf BMKG sudah ada di lokasi. Kita tersebar di 191 lokasi di Indonesia sehingga kita langsung bersama pemerintah daerah mengambil tindakan-tindakan penyelamatan, mendampingi BPBD, mendampingi tim SAR dan sebagainya,” kata Teuku.

Baca juga: Hari Damai Aceh ke-21 Diperingati Muda Seudang Aceh Barat dengan Salurkan Sembako

Sementara itu, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Minggu (16/8/2026) sore, korban meninggal dunia akibat gempa NTT mencapai 53 orang.

Korban tersebut terdiri dari satu orang di Manggarai Barat, 20 orang di Manggarai Timur, 25 orang di Manggarai, satu orang di Nagekeo, empat orang di Sikka, dan dua orang di Ende.

Share
Tulisan Terkait

Dampak Gempa 7,7 M, Telkom Gerak Cepat Pulihkan Layanan Telekomunikasi di NTT

PUNCA.CO – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom terus mempercepat pemulihan...

Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo, Warga Mbay Panik dan Mengungsi

PUNCA.CO – Gempa M 7,7 Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), membuat warga...

Prabowo Instruksikan Antisipasi Dampak El Nino, BMKG Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca

PUNCA.CO – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet...

BMKG Prediksi Puncak El Nino pada Agustus Mendatang

PUNCA.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan kondisi cuaca di...