PUNCA.CO – DPW Muda Seudang Kabupaten Aceh Barat memperingati Hari Damai Aceh ke-21 dengan menggelar aksi sosial berupa penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan perdamaian Aceh sekaligus bentuk kepedulian organisasi terhadap kondisi masyarakat. Bantuan diberikan untuk berbagi kebahagiaan dan membantu meringankan beban ekonomi warga.
Ketua DPW Muda Seudang Aceh Barat Arif Munandar mengatakan peringatan Hari Damai Aceh perlu diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Baca juga: Pemerintah Aceh dan DPRA Bakal Konsul Mendagri Kepastian Hukum Bendera Aceh
“Peringatan Hari Damai Aceh yang ke-21 ini harus kita rayakan tidak hanya dengan seremonial, tetapi juga dengan memperkuat solidaritas sosial dan memastikan kehadiran nyata bagi masyarakat yang membutuhkan melalui bakti sosial ini,” ujar Arif Munandar.
Selain kegiatan sosial, Muda Seudang Aceh Barat turut menanggapi persoalan bendera Bintang Bulan. Pihaknya minta pemerintah pusat segera memberikan penyelesaian yang jelas terhadap persoalan regulasi bendera tersebut.

Arif menilai ketidakpastian mengenai status hukum bendera Bintang Bulan dapat berpotensi memicu gesekan dan kericuhan yang berulang setiap tahun dalam momentum aksi pengibaran bendera.
“Kami berharap pemerintah pusat dapat segera menyelesaikan persoalan bendera Bintang Bulan ini secara tuntas dan bijaksana. Jangan biarkan konflik atau kericuhan kecil terus berulang setiap tahunnya hanya karena masalah regulasi yang mengambang,” tegas Arif.
Baca juga: Aspirasi Dibalas Senjata Api, JASA Perlak: Jangan Bangkitkan Luka Lama Aceh
Ia juga meminta pemerintah pusat bersikap transparan dan tegas dalam menentukan keputusan politik terkait persoalan tersebut. Menurutnya, kepastian diperlukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan perdamaian di Aceh.
“Kalau memang bisa direalisasikan, ya diputuskan bisa. Sebaliknya, kalau memang tidak, sampaikan secara tegas dan jangan memberikan harapan menggantung kepada warga Aceh,” pungkasnya.










