Home Kesehatan Air Lemon vs Cuka Apel, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
Kesehatan

Air Lemon vs Cuka Apel, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Share
Air Lemon vs Cuka Apel, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
Ilustrasi Cuka Apel vs Air Lemon. | Dok. Getty Images/ Verywell Health
Share

PUNCA.CO – Air lemon dan cuka apel atau apple cider vinegar (ACV) kerap dikonsumsi karena dianggap memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Keduanya antara lain dikaitkan dengan pencernaan, kadar gula darah, hingga upaya menurunkan berat badan.

Namun, manfaat air lemon dan cuka apel tidak sepenuhnya sama. Air lemon vs cuka apel dapat dibedakan berdasarkan tujuan konsumsi dan bukti yang tersedia mengenai manfaat masing-masing.

Dilansir Okezone (2/10/2026), menurut Verywell Health, air lemon lebih banyak dikaitkan dengan dukungan terhadap sistem pencernaan. Sementara itu, cuka apel memiliki lebih banyak bukti penelitian terkait kadar gula darah.

Baca juga: Plt Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Kantor PWI Aceh

Air lemon dapat menjadi pilihan bagi orang yang ingin mendukung kesehatan pencernaan. Minuman ini umumnya dibuat dengan mencampurkan perasan satu hingga dua buah lemon ke dalam air hangat atau air bersuhu ruang.

Lemon mengandung sedikit serat dari ampas buah yang dapat berperan sebagai prebiotik. Buah tersebut juga mengandung vitamin C dan flavanon, yaitu senyawa dari kelompok flavonoid yang mendukung kesehatan saluran pencernaan.

Sementara itu, bukti mengenai manfaat cuka apel terhadap kesehatan usus masih terbatas. Meski berasal dari proses fermentasi, cuka apel tidak memiliki mikroorganisme dalam jumlah yang cukup untuk dikategorikan sebagai probiotik.

Baca juga: Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Safrizal Bermanuver Soal TKD Aceh, Tapi Pura-pura Lupa Pagu Rp24,2 Triliun untuk Bencana Aceh

Untuk kadar gula darah, cuka apel memiliki lebih banyak bukti dibandingkan air lemon. Kandungan asam asetat dalam cuka apel diduga dapat memperlambat pemecahan karbohidrat sehingga pelepasan gula ke aliran darah berlangsung lebih lambat. Senyawa tersebut juga diduga dapat meningkatkan penggunaan glukosa oleh sel tubuh.

Air lemon juga menunjukkan potensi dalam membantu mengendalikan gula darah setelah makan. Dalam sebuah penelitian, kelompok yang mengonsumsi air lemon saat sarapan memiliki kadar gula darah setelah makan lebih rendah dibandingkan kelompok yang minum air putih atau teh.

Kadar gula darah kelompok yang mengonsumsi air lemon juga membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai puncaknya. Namun, mekanisme di balik efek tersebut belum diketahui secara pasti. Salah satu dugaan menyebutkan sifat asam pada lemon dapat memberikan efek yang menyerupai cuka.

Baca juga: Dek Fadh Usulkan Penyediaan Alat Berat untuk Daerah Rawan Banjir

Baik air lemon maupun cuka apel juga sering dikaitkan dengan penurunan berat badan. Meski demikian, konsumsi salah satunya tidak secara otomatis menyebabkan berat badan turun.

Dari sisi nutrisi, keduanya juga memiliki perbedaan. Perasan satu buah lemon mengandung sekitar 10,6 kalori, 1,21 gram gula, 18,6 miligram vitamin C, dan 0,144 gram serat.

Sebagai perbandingan, satu sendok makan cuka apel mengandung sekitar 3,13 kalori dan 0,06 gram gula. Cuka apel tidak mengandung vitamin C maupun serat.

Baca juga: Awal Oktober, Hujan Sedang hingga Lebat Berpotensi Meluas di Aceh

Dengan perbedaan tersebut, pilihan air lemon atau cuka apel dapat disesuaikan dengan tujuan konsumsi. Air lemon dapat membantu menambah asupan cairan sekaligus memberikan sedikit vitamin C, sedangkan cuka apel memiliki bukti lebih banyak terkait pengaturan kadar gula darah.

Share