Home Ekonomi Per 7 Oktober Serapan TKD Tambahan untuk Bencana Aceh Capai 35 Persen
Ekonomi

Per 7 Oktober Serapan TKD Tambahan untuk Bencana Aceh Capai 35 Persen

Share
Per 7 Oktober Serapan TKD Tambahan untuk Bencana Aceh Capai 35 Persen
Dok. TV Monitor P2K-APBA
Share

PUNCA.CO – Pemerintah Aceh melaporkan perkembangan berkala penggunaan anggaran tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan laporan posisi per Rabu, 7 Oktober 2026, serapan mencapai Rp 582,80 miliar atau 35,28% dari total pagu sebesar Rp 1,652 triliun.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan Pemerintah Aceh telah melaporkan secara resmi kepada Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, secara rutin.

Nurlis menyampaikan bahwa pengawasan ketat dilakukan guna memastikan dana transfer ini tersalurkan optimal untuk kepentingan masyarakat.

Baca juga: Zaini Bakri Gantikan Mawardi Basyah sebagai Anggota DPRA

“Pemerintah Aceh terus memantau dan mengawal ketat progres penyerapan anggaran tambahan TKD ini. Hingga 7 Oktober, realisasi telah mencapai Rp 582,80 miliar atau 35,28 persen, dengan tren peningkatan yang terus bergerak positif,” ujar Nurlis di Banda Aceh, Kamis (8/10/2026).

Capaian Berdasarkan 5 Sektor Pembangunan

Anggaran tambahan TKD Aceh terdistribusi ke dalam lima sektor utama:
Infrastruktur: Pagu Rp 1,012 Triliun | Realisasi: Rp 358,08 Miliar (35,35%)
Pendidikan: Pagu Rp 162,53 Miliar | Realisasi: Rp 65,81 Miliar (40,49%)
Kesehatan: Pagu Rp 40,14 Miliar | Realisasi: Rp 17,33 Miliar (43,17%)
Pertanian: Pagu Rp 72,39 Miliar | Realisasi: Rp 9,48 Miliar (13,10%)
Urusan Lainnya: Pagu Rp 364,12 Miliar | Realisasi: Rp 132,10 Miliar (36,28%)

Realisasi Tingkat Provinsi (SKPA)

Tingkat provinsi memiliki alokasi pagu Rp 824,82 miliar, dengan serapan keuangan Rp 316,42 miliar (38,36%). Rincian 14 SKPA terkait:

Baca juga: PORA XV Aceh Jaya Bergeser ke Mei 2027, Persiapan Tuan Rumah Terus Dimatangkan

Dinas Pengairan: Rp 118,32 M (57,2%)
Dinas PUPR: Rp 52,92 M (28,9%)
Dinas Pendidikan: Rp 49,62 M (49,6%)
BPKA: Rp 34,31 M (68,7%)
Dinas Perkim: Rp 21,28 M (14,6%)
Dinas Sosial: Rp 15,43 M (63,0%)
DKP: Rp 10,07 M (15,0%)
Dinas Tenaga Kerja: Rp 4,62 M (98,4%)
Disperindag: Rp 4,05 M (28,8%)
Dinas Pangan: Rp 2,04 M (78,3%)
Dishub: Rp 1,54 M (30,3%)
BPBA: Rp 1,30 M (19,0%)
Distanbun: Rp 0,91 M (23,2%)

Realisasi Tingkat Kabupaten/Kota
Tingkat Kabupaten/Kota memperoleh alokasi Rp 827,26 miliar, dengan realisasi keuangan Rp 266,38 miliar (32,20%) (kenaikan +Rp 2,24 miliar / +0,27%). Rincian 14 Kabupaten/Kota:

Banda Aceh: Rp 72,41 M (41,9%)
Lhokseumawe: Rp 39,43 M (31,8%)
Aceh Selatan: Rp 33,00 M (65,3%)
Langsa: Rp 30,15 M (29,8%)
Aceh Tamiang: Rp 19,22 M (52,2%)
Aceh Barat: Rp 16,89 M (24,8%)
Gayo Lues: Rp 14,46 M (58,0%)
Subulussalam: Rp 14,17 M (16,7%)
Aceh Jaya: Rp 9,70 M (32,9%)
Sabang: Rp 6,30 M (9,1%)
Aceh Singkil: Rp 5,32 M (25,3%)
Aceh Barat Daya: Rp 2,91 M (32,5%)
Aceh Tenggara: Rp 1,68 M (20,4%)
Nagan Raya: Rp 0,73 M (2,7%)

Baca juga: Kasus Naik ke Penyidikan, Kuasa Hukum Korban Pengeroyokan di SMA Negeri 3 Apresiasi Poresta Banda Aceh

“Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur mengingatkan seluruh instansi dan pimpinan daerah untuk mengoptimalkan sisa waktu anggaran tahun 2026, memacu kegiatan di lapangan tanpa mengabaikan aspek tata kelola dan akuntabilitas keuangan,” tutup Nurlis. []

Share
Tulisan Terkait

Tambahan TKD Rp1,65 Triliun untuk Aceh, Anggaran Bencana Harus Bergerak

PUNCA.CO – Ketika ancaman bencana hidrometeorologi terus membayangi Aceh, anggaran tidak boleh...